Tak Seperti di Indonesia, Uber Bebas Beroperasi di China

Kompas.com - 17/03/2016, 08:21 WIB
|
EditorOik Yusuf

Dengan begitu, kata Chuantang, semua bisa hidup dan tak saling mengganggu (disruptive). Pembatasan armada juga diharapkan dapat menekan kemacetan lalu lintas pada jam-jam sibuk.

Beda Uber dan Grab

Selama ini, China dikenal sebagai negara "tukang blokir", apalagi pada sektor layanan berbasis teknologi. Namun kali ini, Indonesia tampak lebih agresif menyuarakan pemblokiran.

Isu soal ride-sharing tak jua menemui titik tengah sejak tahun lalu. Awal pekan ini, ketegangan kembali mencuat setelah para pengemudi taksi dan angkutan umum sejenisnya melakukan aksi demo agar pemerintah memblokir Uber dkk.

Para pengemudi taksi merasa praktik bisnis Uber dkk. curang dan mematikan usaha transportasi konvensional. Pasalnya, Uber dkk. dianggap belum memenuhi semua syarat sebagai layanan transportasi umum, tapi tetap beroperasi.

Syarat yang dimaksud antara lain membentuk badan usaha tetap (BUT), membayar pajak, dan melakukan uji kendaraan bermotor (kir) untuk jaminan kelayakan.

Diketahui, Uber hingga kini memang belum berbentuk BUT. Karenanya, startup asal San Francisco tersebut belum dikenai pajak.

Beda halnya dengan Grab. Layanan dari Malaysia tersebut sudah berbentuk BUT, namun KIR alias pengujian kendaraan bermotornya dianggap belum tuntas. Selain itu, masih ada sopir Grab yang dikatakan belum terafiliasi dengan koperasi atau rental mobil resmi.

Hingga kini, Menkominfo Rudiantara belum mengambil tindakan tegas atas pemblokiran Uber, Grab, dan layanan sejenisnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.