Massa Bertambah, Kantor Kemenkominfo Dikepung Pendemo

Kompas.com - 22/03/2016, 14:40 WIB
Unjuk rasa sopir taksi di depan kantor Kemenkominfo, Seasa (22/3/2016) menuntur blokir Uber dan GrabCar. Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comUnjuk rasa sopir taksi di depan kantor Kemenkominfo, Seasa (22/3/2016) menuntur blokir Uber dan GrabCar.
|
EditorReska K. Nistanto
JAKARTA, KOMPAS.com — Selasa (22/3/2016) siang, peserta unjuk rasa semakin memadati Jalan Medan Merdeka Barat, tepat di depan Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Menurut pantauan KompasTekno, massa mulai berkerumun pada siang tadi, sekitar pukul 12.00, dan hingga kini terus bertambah.

Massa tersebut berasal dari gabungan berbagai pengemudi taksi dan angkutan umum di Jakarta, seperti Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) dan Front Transportasi Jakarta (FTJ).

Sebagian besar dari peserta unjuk rasa berteriak-teriak di jalan, dan sebagian yang lain terlihat mengerumuni bagian depan gedung. Ada juga yang memasang spanduk bertuliskan "Stop Aplikasi Transportasi Ilegal" di pagar gedung.

Area parkir di pelataran gedung di depan Kemenkominfo saat ini telah dikosongkan. Beberapa anggota polisi terlihat bersiap-siap di balik pagar, sedangkan sebagian besar lainnya berada di depan gedung di sekeliling pengunjuk rasa.

Sementara itu, di dalam gedung Kemenkominfo terdapat perwakilan PPAD dan FTJ yang sedang berdiskusi dengan perwakilan dari Kemenkominfo, yaitu Dirjen Aplikasi Informatika Bambang Heru Tjahjono, Direktur E-Business Ditjen Aplikasi dan Telematika Kementerian Kominfo Azhar Hasyim, serta Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemenkominfo Ismail Cawidu.

Diskusi tersebut berlangsung tertutup. KompasTekno akan melaporkan perkembangan terbaru mengenai diskusi di kantor Kemenkominfo.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X