Taksi Gratis Blue Bird Berbuah Cibiran #PercumaGratis

Kompas.com - 23/03/2016, 10:06 WIB
Tagar PercumaGratis masuk trending topics di Indonesia pada Rabu (23/3/2016). Tagar tersebut muncul menyusul penggratisan armada taksi reguler oleh perusahaan taksi Blue Bird TwitterTagar PercumaGratis masuk trending topics di Indonesia pada Rabu (23/3/2016). Tagar tersebut muncul menyusul penggratisan armada taksi reguler oleh perusahaan taksi Blue Bird
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Menyusul demonstrasi sopir taksi dan angkutan umum yang berubah anarkis Selasa kemarin, hari ini, Rabu (23/3/2016), perusahaan Blue Bird menggratiskan layanan taksi regulernya untuk wilayah ibukota Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Namun, hal tersebut malah menuai cibiran dari netizen Tanah Air, setidaknya para warga Twitter yang ramai-ramai menyuarakan keluhan dengan tagar #PercumaGratis.

Pantauan KompasTekno, sekitar pukul 09.00 WIB, tagar #PercumaGratis menduduki urutan ketiga dalam daftar trends untuk wilayan Indonesia.

Sebagian tweeps Indonesia mengeluhkan bahwa penggratisan layanan itu justru diwarnai dengan bebagai macam masalah, sehingga jasa taksi Blue Bird sulit diperoleh.

“#PercumaGratis kalau aplikasinya masih tak berfungsi dengan semestinya,” kicau seorang pengguna bernama @hasief sambil menyertakan screenshot aplikasi Blue Bird yang mengalami error.

Pengguna lain menyoroti tindak anarkis yang dilakukan oknum sopir taksi dalam demonstrasi kemarin. Mereka menyatakan sudah kehilangan kepercayaan terhadap perusahaan yang bersangkutan akibat tindakan tersebut.

“Saya melihat protes para sopir Anda kemarin. Mereka tidak manusiawi. Tumpangan gratis? Tidak, terima kasih, saya lebih menghargai idealisme, kemanusiaan, dan keamanan,” ujar seorang tweeps bernama @Riradana.

Sebagian pengguna Twitter turut nimbrung dan menyuarakan kenyinyiran dengan nada bercanda. Mungkin karena lelah dengan ketegangan yang terjadi beberapa hari belakangan.

“Orang Malaysia bingung lihat hashtag #percumagratis,” kicau @amasna, mengacu pada kata “percuma” yang artinya “gratis” dalam bahasa Malaysia.

Memang bermasalah

Halaman:


Sumber Twitter
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X