Kompas.com - 25/03/2016, 15:46 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

TOKYO, KOMPAS.com - Sejak dirilis pada tahun 2011 lalu, Line telah berhasil mengukuhkan diri sebagai aplikasi messenger ternama dunia.

Kini, lima tahun setelahnya, layanan milik perusahaan gabungan Jepang - Korea Selatan tersebut punya tujuan baru, yakni menyediakan berbagai layanan sekaligus bagi penggunanya. Konsep ini oleh Line disebut sebagai Smart Portal.

"Saat ini era smartphone selain menjadi alat komunikasi juga telah membuka pintu ke semua kehidupan. Ke depan, bagaimana pentingnya Smart Portal mendekatkan jarak," ujar Takeshi Idezawa, CEO and Director Line Corporation Representative, di hadapan ribuan peserta Line Conference Tokyo 2016 di Maihama Amphiteather, Kamis (24/3/2016).

"Kami akan jadikan Line menjadi satu media yang dibutuhkan semua pengguna. Kami ingin jadi media yang praktis dan bisa dimanfaatkan bagi banyak orang, bisa jadi Smart Portal," imbuh Idezawa.

Ke depan, masih menurut Idezawa, Line juga akan menjadi penyedia konten, bisnis dan platform pembayaran. "Bagi user, ini menjadi platform layanan," tegasnya.

Salah satu bentuk penerapan dari Smart Portal adalah Line News, konten Line yang menyediakan informasi atau berita.

Deliusno/KOMPAS.com Statistik pengguna Line di Indonesia diungkap di acara Line Conference di Tokyo, Kamis (24/3/2016).
Line sendiri terus menyempurnakan layanan beritanya tersebut. Bentuk penyempurnaan adalah melalui sebuah fitur bernama For You.

"Layanan For You bisa direkomendasikan berdasarkan minat pengguna, dengan begitu para pengguna bisa menemukan artikel dari media yang diminatinya," tutur Idezawa.

Line memiliki misi "Closing The Distance" atau "Mendekatkan Jarak" dari tujuannya tersebut. Artinya, Line ingin menjadi jembatan antar pengguna, sambil menjadi penyedia informasi setiap saat. Line News merupakan salah satu upaya mewujudkan misi tersebut.

Tak hanya itu, ide Smart Portal Line ini juga melingkupi sistem pembayaran. Sistem buatan Line itu sendiri bernama Line Pay.

Fitur pembayaran tersebut memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda dari Apple Pay dan Samsung Pay. Menggunakan fitur semacam ini, pengguna bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan NFC yang terpasang di smartphone.

Sayangnya, implementasi dari Smart Portal tersebut kebanyakan baru dijalankan di Jepang saja.

Namun, apabila sukses dan dirasa sudah mampu untuk dijalankan di negara lain, Line tanpa segan-segan akan menghadirkan layanan-layanan tersebut, termasuk di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.