Kompas.com - 29/03/2016, 16:47 WIB
iPhone SE istiPhone SE
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat, FBI, menarik kasus persidangan yang menuntut Apple untuk membuka enkripsi iOS dalam iPhone. Alasannya, FBI mengaku sudah menemukan cara meretas ponsel tersebut.

Departemen Kehakiman yang membawahi FBI telah meminta pengadilan di California untuk menarik tuntutannya kepada Apple agar membuat aplikasi yang bisa dipakai aparat penegak hukum untuk meretas iPhone.

"Pemerintah telah meminta hakim di pengadilan California untuk membatalkan tuntutan agar Apple membantu FBI dalam membongkar iPhone," ujar pengacara FBI, Eileen M Decker, dalam keterangan tertulis, seperti dikutip KompasTekno dari Wired, Selasa (29/3/2016).

Menurut Decker, keputusan itu diambil FBI karena Biro Penyelidik Federal itu mengaku sudah berhasil menemukan cara membuka (unlock) enkripsi perangkat lunak iPhone dengan bantuan pihak ketiga.

"Kami berhasil meng-unlock iPhone tanpa membahayakan informasi lain yang ada di ponsel," katanya.

Tidak disebutkan, pihak ketiga yang digandeng FBI dalam meretas iOS di iPhone tersebut.

Sebelumnya, FBI telah meminta Apple untuk membuat backdoor dari iOS saat berusaha membuka data iPhone yang diduga milik teroris pelaku penembakan di San Bernardino, AS, Syed Rizwan Farook.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, CEO Apple Tim Cook menolak untuk meluluskan permintaan FBI. Merasa penyelidikannya dihambat, FBI pun membawa kasus tersebut ke persidangan.

Tim Cook saat itu beralasan, tool untuk backdoor yang dibuat Apple bisa jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab dan membahayakan semua pengguna iPhone di seluruh dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.