Kompas.com - 06/04/2016, 10:04 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Layanan pesan instan WhatsApp semakin kuat untuk urusan enkripsi. Perusahaan yang dimiliki oleh Facebook itu mengumumkan bahwa semua jenis pesan yang dikirim melalui jaringannya kini telah anti-sadap.

Itu artinya, hanya pengirim dan penerima saja yang bisa membaca isi dari pesan tersebut. Pembicaraan super-rahasia sekalipun kini aman dilakukan di WhatsApp.

Pihak di luar pengirim dan penerima, bahkan karyawan WhatsApp sendiri, dijamin tidak akan bisa melihat isi pesan yang dikirimkan melalui jaringan WhatsApp.

Enkripsi ini pun berlaku di semua platform, termasuk Android, iOS, BlackBerry 10, Windows Phone, dan sistem operasi lawas Nokia S40.

Baca: BBM Disebut Lebih Aman Dipakai Ketimbang WhatsApp

Informasi mengenai 100 persen enkripsi pesan di WhatsApp tersebut diumumkan langsung oleh kedua pendiri WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton, dalam blog resmi perusahaan, Selasa (5/4/2016).

"Mulai saat ini, saat Anda dan kontak menggunakan versi terbaru dari aplikasi, setiap telepon yang dibuat, dan setiap pesan, foto, video, file, dan pesan suara yang dikirimkan, telah dienkripsi secara keseluruhan, termasuk group chat," tulis keduanya.

Pada tahun 2014, WhatsApp sebenarnya sudah memiliki sistem enkripsi. Hanya saja, enkripsi itu baru sebatas di tingkat pengiriman pesan teks. Pengiriman pesan di grup dan konten media, seperti foto atau video, masih belum dienkripsi.

Proses pembuatan sistem enkripsi ini sendiri ternyata cukup sulit. Kesulitannya karena proses enkripsi diterapkan di berbagai platform dan disebar untuk 1 miliar pengguna.

Baca: 1 Miliar Pengguna WhatsApp Cuma Diurus 57 "Engineer", Kok Bisa?

Kepada Wired, Koum membeberkan enkripsi video antar-platform merupakan yang tersulit dari semuanya.

Oleh karena kesulitannya, WhatsApp sampai harus menunda pengumuman enkripsi tersebut sampai hari ini. Padahal, semua proses pengerjaan sudah hampir rampung pada pertengahan Desember 2015.

"Anda harus membuat sebuah situasi di mana seseorang di Android bisa mengirimkan video ke pengguna S40, atau seorang pengguna BlackBerry bisa mengirimkannya ke pengguna Windows Phone," tutur Koum.

Baca juga:
Begini Cara Membuat Huruf Tebal, Miring, dan Dicoret di WhatsApp

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Wired

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.