Kompas.com - 06/04/2016, 14:54 WIB
Kasim Liem (kiri) dari Infonet dan Herbert Ang (kanan), President Director PT Acer Indonesia, di sela-sela acara pembukaan Deliusno/KOMPAS.comKasim Liem (kiri) dari Infonet dan Herbert Ang (kanan), President Director PT Acer Indonesia, di sela-sela acara pembukaan "Predator Store" di Mangga Dua Mall, Jakarta, Rabu (6/4/2016).
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Acer membuka "Predator Store" pertamanya di Indonesia. Ini merupakan toko fisik yang difungsikan sebagai tempat pameran semua produk gaming Predator milik Acer.

"Predator Store dilengkapi dengan semua produk gaming milik Acer. Ada laptop, PC desktop, monitor, proyektor, aksesori, hingga tablet seri Predator," ujar Herbet Ang, President Director PT Acer Indonesia, dalam acara pembukaan "Predator Store" di Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Toko ini merupakan hasil kerja sama antara Acer dengan distributor bernama Infonet. "Predator Store" ini sendiri terletak di Mangga Dua Mall lantai 2 no. 4B.

Acer memilih lokasi tersebut karena dianggap sebagai tempat kumpul para enthusiast PC, khususnya para gamer.

Deliusno/KOMPAS.com Predator Store berlokasi di Mangga Dua Mall lantai 2 no. 4B, Jakarta

Dalam toko tersebut, Acer memajang seluruh produk Predator miliknya di Indonesia. Beberapa di antaranya, laptop Predator G9-951, PC desktop Predator G6, monitor lengkung Predator X34, hingga aksesoris seperti tas dan headset khusus gaming.

Di salah satu sudut toko, Acer juga membangun sebuah tempat bermain bagi pengunjung yang ingin menguji performa perangkat tersebut.

Deliusno/KOMPAS.com Di salah satu sudut toko juga tersedia sebuah tempat untuk menguji perangkat Predator

PC stagnan, pasar gaming terus tumbuh

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasaran PC sendiri saat ini sendiri banyak disebut-sebut stagnan, tidak mengalami pertumbuhan yang terlalu berarti di setiap tahunnya. Bahkan, beberapa analis menyebut, pasaran ini sudah sangat menurun, kalah dari perangkat mobile seperti tablet dan smartphone.

Meskipun begitu, Acer tetap percaya diri menjual produk laptop dan PC gaming, yang notabene memiliki harga yang sangat mahal. Acer menjual perangkat Predator dengan harga Rp 10 juta hingga sekitar Rp 30 juta di "Predator Store" ini.

Alasannya, meski masih kecil, pasaran PC gaming dan premium dinilai masih terus bertumbuh.

Menurut riset dari RW Baird, pasar gaming global tumbuh 10 persen setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, pasaran ini baru di tahap awal pertumbuhan. Akan tetapi, nilai di pasaran tersebut diprediksi telah mencapai angka 321 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,2 triliun, tumbuh 56 persen dari tahun sebelumnya.

Besarnya nilai potensi pasar tersebutlah yang berusaha diraih oleh Acer melalui produk Predator-nya tersebut.

"Segmen gaming di Indonesia belum mencapai 10 persen dari total keseluruhan penjualan PC. Kami berusaha untuk meraih 10 persen tersebut," ungkap Herbet saat menjelaskan target penjualan Predator di Indonesia.                              

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.