Intel Akuisisi "Penjaga" Keselamatan Mobil Tanpa Sopir

Kompas.com - 06/04/2016, 15:51 WIB
Pesawat terbang melintas di atas gedung fasilitas uji produk Intel di Penang, Malaysia Oik Yusuf/KompasTeknoPesawat terbang melintas di atas gedung fasilitas uji produk Intel di Penang, Malaysia
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi


KOMPAS.com - Sebagai bagian dari upayanya mendalami ranah Internet of Things (IoT), Intel mengumumkan telah mengakuisisi Yogitech, sebuah perusahaan perancang semikonduktor asal Italia.

Yogitech dikenal memiliki spesialisasi berupa menambahkan keamanan “functional safety” di dalam chip yang dipakai di dalam robot, mobil tanpa sopir, dan aneka perangkat otomatis lain.

Vice President Platform Engineering and Development grup IoT Intel, Ken Caviasca, menerangkan bahwa pihaknya bakal menerapkan teknologi Yogitech di bidang-bidang, seperti pemgembangan chip untuk sistem asistensi pengemudi, robotika, dan mesin otomatis.

Functional safety adalah bagian dari sistem keamanan secara keseluruhan dari sebuah perangkat yang memastikan perangkat yang bersangkutan bisa melakukan tugasnya, dengan mengantisipasi kesalahan operator, kegagalan hardware, atau faktor perubahan lingkungan.

Tujuan menerapakan funcitional safety adalah menghindari cidera fisik pada pengguna, baik secara langsung ataupun tak langsung.

Di ranah mobil tanpa sopir, misalnya, teknologi Yogitech bisa digunakan untuk mengurangi error terkait soal pengereman dan identifikasi obyek. Kesalahan atau kegagalan sistem pada mobil tanpa sopir bisa berakibat fatal.

“Industri sekarang beralih dari otomatisasi data untuk memberikan keputusan yang lebih baik, ke aksi otomatis yang didasarkan pada data real time,” ujar Caviasca seperti dirangkum KompasTekno dari Fortune, Rabu (6/4/2016).

“Anda bisa melihat evolusi ini di purwarupa kendaraan otomatis yang hampir semuanya menggunakan chip Intel. Functional safety mutlak diperlukan untuk kendaraan-kendaraan ini, juga perangkat IoT lainnya,” lanjut Caviasca.

Besarnya nilai akuisisi Yogitech tidak disebutkan. Sebelumnya, perusahaan kecil ini pernah bekerja sama dengan para pabrikan chip lain, termasuk Texas Instruments, ARM, Toshiba, Fujitsu, dan ST Microelectronics.

Secara terpisah, unit Wind River Intel yang berfokus ke aspek software dari IoT turut melakukan pembelian terkait fungsi mobil otomats.

Akusisi diakukan atas Arynga, perusahaan pembaut software yang memungkinkan mobil menerima update secara over-the-air (OTA).

Update OTA diperlukan untuk menyalurkan pembaruan secara segera, seperti dalam kasus ditemukannya celah keamanan.



Sumber Fortune
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X