Menkeu Beberkan Status Facebook, Google, dan Twitter di Indonesia

Kompas.com - 08/04/2016, 09:28 WIB
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Bambang P. S. Brodjonegoro mengatakan ada sejumlah perusahaan layanan over the top (OTT) belum mendirikan badan usaha tetap (BUT) Indonesia dan otomatis ada pajak yang belum dibayarkan.

Perusahaan teknologi asing yang dimaksud, antara lain, Facebook dan Twitter. Keduanya saat ini masih berstatus sebagai kantor perwakilan perusahaan asing (KPPA).

Lebih detilnya, Twitter sudah tercatat di KPP Badan dan Orang Asing tetapi hanya sebagai kantor perwakilan dari Twitter Asia-Pasifik. Status tersebut diperoleh pada 22 April 2015.

Menurut Bambang, layanan microblogging itu menjalankan usaha di Indonesia sebagai perwakilan kantor mereka di Asia Pasifik.

Pendapatan kantor perwakilan Twitter di Tanah Air, baik iklan atau yang lainnya, diterima sebagai sumber penghasilan Twitter Asia-Pasifik. Nah, penghasilan yang berasal dari Indonesia itu mestinya dikenai pajak Indonesia.

"Artinya menjadi bagian dari penerimaan pajak kita. Untuk memastikan itu sedang dilakukan pemeriksaan khusus oleh Kanwil DJP Jakarta Khusus,” pungkas Bambang paparan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Kasus Facebook serupa dengan Twitter. Media sosial buatan Mark Zuckerberg ini mendaftarkan diri di Indonesia sebagai kantor perwakilan Facebook Singapura. Status tersebut sudah diperoleh sejak 10 Februari 2014.

“Penghasilannya (Facebook), termasuk jasa periklanan, seharusnya masuk menjadi bagian dari PPh kita. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan khusus,” ucap Bambang.

Yahoo dan Google

Dua OTT lain yang menjadi sorotan adalah Yahoo dan Google. Menurut Bambang, kasus kedua OTT ini berbeda karena sudah mendaftarkan diri sebagai BUT di Indonesia. Namun tetap mesti diperiksa untuk memastikan seluruh transaksinya benar sudah dikenai pajak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.