Erajaya: Ponsel Ilegal Kok Bisa Dijual?

Kompas.com - 08/04/2016, 14:04 WIB
CEO Erayaja Group Hasan Aula saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (8/4/2016) Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comCEO Erayaja Group Hasan Aula saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (8/4/2016)
|
EditorDeliusno

"Pengujian dan sertifikasi untuk TKDN bisa saja paralel. Tapi untuk mengambil sertifikat hasil uji, yang mesti ditempel di kemasan, mesti punya sertifikat TKDN dulu," pungkas Hasan.

Jumlah ponsel ilegal ada banyak

Direktur Marketing & Communication Erajaya Djatmiko Wardoyo menambahkan jumlah gadget ilegal yang beredar di Indonesia bisa mencapai puluhan persen dari total pengiriman ke Tanah Air.

Bila tak ada tindakan dari pemerintah, gadget ilegal itu akan membahayakan industri juga konsumen. Importir resmi kesulitan mendapatkan dan menjual barang, sedangkan konsumen mendapatkan barang yang tidak dijamin garansi produsen resminya.

Sekadar diketahui, Erajaya grup yang bergerak di bidang distribusi gadget. Salah satu anak usahanya adalah PT Erafone Artha Retailindo yang memiliki sejumlah gerai penjualan offline.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.