Kisah Orang Indonesia Berbisnis Kamar Tidur yang Kosong di AirBnB

Kompas.com - 11/04/2016, 13:56 WIB
Situs Airbnb AirbnbSitus Airbnb
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Kemajuan teknologi telah mengubah bisnis penginapan. Aplikasi Airbnb memungkinkan orang menyewakan kamar tidur yang tak terpakai kepada pelancong dengan harga yang relatif terjangkau. Mereka mempunyai sejumlah alasan untuk menyewakan propertinya itu.

Airbnb didirikan pada Agustus 2008 di San Francisco, California, Amerika Serikat. Melalui aplikasi ini, orang dapat menyewa ataupun menyewakan akomodasi di seluruh dunia.

"Saya memilih Airbnb karena murah, serasa di rumah, dan sejauh ini kamar yang ditawarkan bersih. Saya berani memilih kamar melalui aplikasi itu berdasar pada ulasan penyewa sebelumnya. Saya mencari kamar yang cocok dengan saya ketika melancong," kata Laras, pemudi yang tinggal di BSD, Tangerang Selatan.

Oudrey Jefani Rosemary Salu, juga pengguna Airbnb, menyatakan, penginapan yang tergabung dalam Airbnb lebih murah dibandingkan dengan hotel.

"Kalau menginap di hotel harga Rp 700.000 cuma dapat satu kamar, sedangkan di Airbnb bisa dapat satu kamar, dapur, dan ruang tamu," ujar Oudrey.

Sementara itu, Fitria Utami bergabung dengan Airbnb sejak 2014 dan sejak saat itu telah menyewakan dua kamar di rumah orangtuanya di Cipinang, Jakarta Timur, kepada puluhan tamu. Fasilitas yang tersedia adalah kamar mandi pribadi, sarapan pagi, internet, dan televisi kabel.

"Saya memang tidak mencari uang, tetapi lebih mencari pengalaman bertemu orang baru," katanya.

Sekalipun rumahnya terletak agak jauh dari pusat kota, banyak wisatawan yang memilih rumah Fitria karena terletak tak jauh dari Stasiun Jatinegara dan halte transjakarta. Selain itu, kelebihan dari rumah ini adalah suasana Jakarta yang masih otentik.

"Misalnya, di sini permukimannya padat, transportasi sering kali terhambat, tetapi inilah potret negara berkembang dengan segala kesulitannya," kata Fitria. Ia melanjutkan, justru banyak tamunya yang senang dengan suasana khas Jakarta di daerah rumahnya.

Banyaknya wisatawan asing yang menginap di sana juga memberi dampak bagi lingkungan rumah Fitria.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X