Layanan Video "On Demand" Hooq Resmi Hadir di Indonesia - Kompas.com

Layanan Video "On Demand" Hooq Resmi Hadir di Indonesia

Kompas.com - 14/04/2016, 15:40 WIB
Deliusno/KOMPAS.com Ravi Vora, Chief Marketing Officer Hooq di acara peluncuran layanan Hooq di Indonesia, Kamis (14/4/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan video on-demand Hooq resmi hadir di Indonesia hari ini, Kamis (14/4/2016).

Hooq menggandeng lima operator seluler yang ada di Indonesia dalam skema pembayarannya, yaitu Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo, Smartfren, dan Hutchison 3.

Kerja sama antara Hooq dan‎ kelima operator seluler di Indonesia itu diumumkan dalam acara peluncuran Hooq di Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Bentuk kerja sama itu berupa pemotongan pulsa untuk membayar biaya berlangganan layanan video yang disebut-sebut sebagai pesaing Netflix itu.

"Kalau pakai seluler prabayar, pulsa akan langsung terpotong apabila berlangganan Hooq. Istilahnya bayar dulu baru pakai," kata Guntur S. Siboro, Country Head Hooq Indonesia, kepada KompasTekno.

"Kalau paskabayar, bisa nonton dulu baru bayar belakangan. Biaya berlangganan ditagihkan belakangan dengan bill berikutnya," imbuhnya.

Alasan Hooq gandeng semua operator

Chief Marketing Officer Hooq Ravi Vora mengungkapkan alasan utama, mengapa Hooq menggandeng semua operator di Indonesia.

Menurutnya, dengan cara seperti itu bisa mempermudah pengguna smartphone di Indonesia untuk berlangganan layanan Hooq, sehingga tidak terbatas untuk satu operator tertentu saja.

Slain itu, pengguna tidak lagi memerlukan kartu kredit untuk berlangganan. Cukup menggunakan metode potong pulsa tadi.

Meski demikian, Hooq tetap menyediakan metode pembayaran menggunakan kartu kredit.

"Pengguna kartu kredit di Indonesia hanya sekitar 4 hingga 5 persen saja. Sementara itu, pengguna smartphone sudah jauh melebihi angka terseb‎ut," ujar Vora.

Hooq sendiri menawarkan ribuan judul fim dan serial televisi, baik dari Hollywood (AS), Bollywood (India), dan Indonesia.

Ia merupakan perusahaan joint venture antara operator seluler Singtel, studio film Warner Bros. Entertainment, dan Sony Picture Television.

Adapun biaya berlangganan video on-demand Hooq sendiri adalah sebesar Rp 49.500 per bulan, sudah termasuk pajak.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto
Komentar
Close Ads X