Zuckerberg dan Stephen Hawking Siapkan Wahana Perburuan Alien

Kompas.com - 14/04/2016, 17:28 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Alpha Centauri adalah salah satu sistem bintang terdekat dengan bumi. Jaraknya "cuma" 40 triliun kilometer atau setara 4,37 tahun cahaya. Ke sanalah tujuan misi paling ambisius sepanjang sejarah untuk mencari makhluk asing.

Inisiatornya ada tiga orang, yakni pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, fisikawan terkemuka Stephen Hawking, dan miliarder Rusia, Yuri Milner.

Dirangkum KompasTekno dari Daily Mail, Kamis (14/4/2016), misi pencarian kehidupan makhluk asing (alien) itu dinamai “Breakthrough Starshot” dan menelan biaya sebesar 100 juta dollar AS.

“Bumi adalah tempat yang indah, tetapi mungkin tak akan selamanya ada. Cepat atau lambat, kami mesti menjelajahi bintang-bintang. Breakthrough Starshot adalah langkah pertama perjalanan itu,” ujar Hawking.

Proyek Breakthrough Starshot mengandalkan ribuan wahana mungil bernama nanocraft yang diluncurkan ke luar angkasa oleh roket konvensional. Begitu berada di orbit, nanocraft akan memulai perjalannanya.

Nanocraft berukuran sangat kecil, kira-kira sebanding dengan prangko. Beratnya cuma beberapa gram. Konsep propulsinya mirip-mirip dengan kapal laut, yang bergerak dengan “ditarik” oleh semacam layar khusus.

Bedanya, bukan angin yang akan mendorong layar nanocraft, melainkan sinar laser yang ditembakkan dari Bumi. Metode “kapal layar” ini dipercaya bisa membuat wahana mungil itu bergerak dengan laju mencapai 20 persen kecepatan cahaya.

Reuters Sinar laser akan ditembakkan dari bumi untuk mendorong layar nanocraft

Waktu yang diperlukan untuk mencapai Alpha Centuri pun terbilang sangat singkat, hanya 20 tahun. Masa itu jauh lebih pendek dibandingkan perjalanan dengan pesawat antariksa terkencang saat ini, yang membutuhkan 30.000 tahun untuk pergi ke sana.

“Tembok yang membatasi kita adalah ruang jauh antara kita dan bintang-bintang. Namun, kita akan bisa melampauinya dengan sinar, layar, dan wahana antariksa teringan yang pernah dibuat,” imbuh Hawking.

Sesampainya di Alpha Centauri, nanocraft bakal mencari planet yang mirip bumi dan memotretnya. Bakal butuh waktu tahunan untuk mengirim foto karena sinyal elektromagnetik yang dipakai sebagai medium pengirim bergerak dengan kecepatan cahaya, sementara cahaya butuh waktu 4,37 tahun untuk mencapai Bumi.

Masalahnya, sebelum bisa memberangkatkan nanocraft pun, para ilmuwan di Bumi butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan teknologi terkait. Digabungkan dengan waktu perjalanan, agaknya warga Bumi masih harus menunggu beberapa dekade lagi sebelum bisa melihat foto dari sistem bintang tetangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.