Setelah Iflix, Telkom Siapkan 3 Layanan "Streaming" Film

Kompas.com - 20/04/2016, 16:43 WIB
Kiri-kanan: VP Consumer Product Planning Telkom, Teni Agustini; Direktur Consumer Service Telkom, Dian Rachmawan; CEO iflix Indonesia, Cam Walker; Project Director Probis TV Video Telkom, Joddy Hernady; dan Co-Founder & CEO Group of iflix, Mark Britt berfoto bersama saat peresmian kerja sama Telkom dengan Iflix yang akan hadir dalam saluran IndiHome di Jakarta, Rabu (19/4/2016)
Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comKiri-kanan: VP Consumer Product Planning Telkom, Teni Agustini; Direktur Consumer Service Telkom, Dian Rachmawan; CEO iflix Indonesia, Cam Walker; Project Director Probis TV Video Telkom, Joddy Hernady; dan Co-Founder & CEO Group of iflix, Mark Britt berfoto bersama saat peresmian kerja sama Telkom dengan Iflix yang akan hadir dalam saluran IndiHome di Jakarta, Rabu (19/4/2016)
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah berhasil menggaet Iflix, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) berniat bekerja sama dengan layanan over the top (OTT) lain. Total, ada empat layanan yang sudah dan akan digandeng.

"Iflix bukan satu-satunya. Kami ingin pelanggan punya banyak kombinasi dan pilihan. Sekarang sudah seleksi 30 OTT player, tapi kami akan ambil 4 saja," kata Project Director TV Video Business Telkom Joddy Hernady saat ditemui KompasTekno seusai peluncuran Iflix di Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Menurut Joddy, keempat layanan tersebut adalah Iflix, Viu, Catchplay, dan Hooq. Keempatnya dikatakan memiliki satu kesamaan, yakni menyediakan konten video secara streaming. Empat OTT itu diyakini mewakili semua kebutuhan video pelanggan IndiHome.

Dari keempat nama tersebut, boleh jadi tinggal Catchplay dan Viu yang terdengar cukup asing. Pasalnya, layanan Hooq sudah dirilis di Indonesia, minggu lalu. Sementara itu, iFlix baru saja diumumkan.

Baca: Telkom IndiHome Luncurkan Layanan "Streaming" Film Iflix

Catchplay sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembelian hak distribusi berbagai film. Layanan tersebut akan menyalurkan hak distribusi tersebut dalam bentuk cakram DVD dan juga video streaming.

Layanan ini dikenal sebagai penyalur besar di industri film Taiwan dan China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bedanya, Catchplay ini menjagokan film-film Hollywood yang baru tayang. Selang beberapa minggu, (filmnya) sudah bisa ada di sini. Kalau Viu itu untuk penggemar drama," tutur Joddy.

Telkom berharap, streaming film dari layanan OTT tersebut bakal membuat pelanggan IndiHome makin betah dan meng-upgrade paket internet.

Baca: Iflix Datang, Telkom Buka Blokir Netflix?

Akhir tahun lalu, pelanggan IndiHome sudah mencapai 1 juta orang. Menurut Joddy, pertumbuhan pelanggan mencapai 5.000 orang per hari.

"Sekarang sudah ada sekitar 1,5 juta pelanggan. Dengan makin banyak konten, kami berharap pelanggan makin loyal," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.