Menelisik Kesamaan Fahri Hamzah dan Steve Jobs

Kompas.com - 26/04/2016, 07:23 WIB
Wisnu Widiantoro/KOMPAS; Hypertronium (ki-ka) Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah; Steve Jobs

KOMPAS.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah baru saja diberhentikan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menanggapi pemecatan itu, dia malah menyebutkan bahwa dirinya mirip dengan Steve Jobs, pendiri perusahaan Apple.

"Saya ini kayak Steve Jobs, ditendang dari Apple, keluar sebentar, nanti balik yang membesarkan Apple karena kader mengharapkannya begitu," ujar Fahri mengibaratkan dirinya sendiri. (Baca: Fahri Hamzah: Saya Ini kayak Steve Jobs)

Semirip apakah cerita Fahri dengan riwayat hidup Jobs yang mendirikan dan membesarkan perusahaan pembuat iPhone dan iPad itu?

Memang benar Jobs pernah hengkang dari perusahaan yang dia dirikan. Dia meninggalkan Apple karena perseteruannya dengan CEO Apple saat itu, John Sculley.

Awal perseteruan Jobs dan Sculley adalah saat menentukan harga untuk penjualan Macintosh 128K. Komputer yang satu ini sebenarnya dirancang dengan harga merakyat, di kisaran 1.000 dollar AS.

Namun, seiring tahun demi tahun dan pengembangan yang berjalan, harganya naik hampir dua kali lipat. Sebelum peluncuran, Jobs memilih harga 1.995 dollar AS, tetapi Sculley merasa pilihan tersebut kurang mahal.

Sculley tetap berkeras menaikkan harga Macintosh dan dilepaslah komputer tersebut dengan banderol 2.945 dollar AS. Jobs yang tidak setuju dengan langkah tersebut mulai geram.

Perseteruan terus berlanjut hingga akhirnya Sculley meminta dewan perusahaan untuk memilih mempertahankan dirinya atau Jobs. Dewan pun memilih Sculey dan Jobs pun dipindahkan ke posisi sebagai Chairman Apple.

Sebenarnya, posisi yang ditempati Jobs merupakan peningkatan jabatan, tetapi peran tersebut tak cocok bagi dirinya yang ingin terus bergerak dan berinovasi.

(Baca: Sepuluh Karya Terpenting Steve Jobs)

Steve Jobs memang terkenal sebagai inovator andal dan visinya seakan bisa menembus masa depan. Sejumlah prediksi Jobs cukup banyak yang terwujud. Salah satunya, soal bakal menjamurnya gadget ketimbang perangkat komputer.

(Baca: Ramalan Steve Jobs soal Truk Jadi Kenyataan)

Jobs mengundurkan diri dari Apple dan mendirikan NeXT, sebuah perusahaan yang merancang dan membuat workstation canggih untuk kampus-kampus. Dia juga membajak sejumlah pegawai penting Apple.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorReza Wahyudi

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X