Kompas.com - 27/04/2016, 10:16 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Nokia sempat mendominasi dunia telepon genggam selama lebih dari satu dekade. Namun, semenjak melego layanan pemetaan Here Maps dan divisi ponsel pada 2014 lalu, nama sang "mantan raja ponsel" itu relatif tak terdengar di ranah gadget (gawai).

Selain tablet yang dirilis untuk pasaran China serta kamera virtual reality (VR) Ozo, Nokia relatif senyap selama beberapa tahun terakhir dan lebih banyak berkonsentrasi di bisnis infrastruktur jaringan bersama Alcatel-Lucent.

Namun, pabrikan Finlandia itu diam-diam sedang merancang rencana untuk melakukan comeback ke dunia gadget, bukan melalui ponsel, melainkan produk-produk wearable device untuk kesehatan.

Awal minggu ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Wall Street Journal, Rabu (27/4/2016), Nokia mengumumkan rencana akuisisi terhadap startup asal Perancis bernama Withings senilai 190 juta dollar AS.

Nantinya, Withings akan bergabung dengan Nokia Technologies, sayap perusahaan Nokia yang menangani digital media, lisensi merek, dan paten, serta menjaga eksistensi nama "Nokia" di ranah konsumen.

"Kami telah dengan konsisten mengatakan bahwa digital health merupakan area yang menarik secara strategis untuk Nokia dan kami sekarang mengambil langkah konkret untuk memanfaatkan peluang di pasar yang besar dan penting ini," ujar Presiden dan CEO Nokia Rajeev Suri dalam sebuah pernyataan.

Digital media, digital health

Berdiri sejak 2008 serta memiliki 200 karyawan di Paris, Cambridge (AS), dan Hongkong, Withings merupakan pabrikan pernak-pernik Internet of Things (IoT) bertema kesehatan yang tersambung ke internet.

Bentuknya beraneka ragam, termasuk arloji, gelang kesehatan, sleep tracker, baby monitor, hingga termometer dan timbangan berat badan yang terhubung ke internet melalui Wi-Fi.

Withings Sebagian alat kesehatan yang dibuat oleh Withings

IoT, di mana segala macam perangkat elektronik terhubung ke internet, adalah salah satu tren yang mulai banyak digaungkan oleh para pelaku industri, termasuk Nokia. Sementara itu, healthcare diprediksi bakal menjadi salah satu pasar vertikal terbesar untuk IoT.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.