Di Indonesia, OTT Asing Harus Siap Disadap dan Disensor

Kompas.com - 30/04/2016, 16:31 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sedang melakukan konsultasi publik terhadap Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Penyediaan Layanan Aplikasi dan/atau Konten Melalui Internet.

Naskah uji publik tersebut menunjukkan sejumlah poin yang akan dipakai untuk mengatur eksistensi penyedia layanan over the top (OTT), baik lokal maupun asing.

Baca: Kemenkominfo Rilis Rancangan Aturan untuk Google dkk

Layanan OTT adalah layanan yang berjalan dengan menggunakan koneksi internet milik operator telekomunikasi, yakni Facebook, Netflix, Google, WhatsApp, BlackBerry, Twitter, dan perusahaan teknologi asing lainnya.

Naskah RPM tersebut masih punya kemungkinan berubah, sesuai dengan masukan yang diperoleh dari uji publik. Namun, sementara ini, KompasTekno, Sabtu (30/4/2016), mencatat adanya sejumlah poin yang patut diperhatikan.

Dua di antaranya adalah soal penyadapan dan sensor konten. Soal penyadapan, Facebook dan kawan-kawan mesti siap memberikan data bila ternyata pemerintah membutuhkannya untuk kepentingan penyidikan atau penyelidikan tindak pidana.

Soal sensor, semua konten yang disediakan Facebook dan kawan-kawan wajib disaring sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Tidak boleh ada pornografi, radikalisme, kekerasan, atau ujaran kebencian di dalamnya.

Dengan demikian, layanan aliran film Netflix yang memiliki banyak konten untuk dewasa pun harus kena sensor. Namun, mekanisme tersebut belum diketahui, demikian halnya dengan apakah mode ramah anak yang ditawarkan Netflix sudah cukup disebut sebagai sensor.

Selain kedua poin di atas, KompasTekno juga mencatat poin-poin penting lain dari RPM mengenai layanan OTT.

Harus berbadan hukum tetap (BUT)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.