AMD Kembangkan Pasar “Virtual Reality” Papan Tengah

Kompas.com - 01/05/2016, 13:06 WIB
AMD Radeon istAMD Radeon
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Headset virtual reality (VR) high-end, seperti Oculus Rift dan HTC Vive membutuhkan PC yang bertenaga untuk bisa berjalan dengan mulus.

Kartu grafis berbasis GPU Nvida GeForce GTX 970 atau AMD Radeon R9 290/390 yang direkomendasikan sebagai persyaratan minimal pun harganya relatif mahal, di atas 300 dollar AS.

Karena inilah AMD merancang chip grafis generasi berikutnya, Polaris, untuk menawarkan kemampuan VR mumpuni sekaligus dibanderol dengan harga relatif terjangkau.

Dengan begitu, juru bicara AMD Roy Taylor mengatakan pihaknya berharap ekosistem VR secara keseluruhan bakal terdongkrak sehingga mendorong para penerbit game untuk lebih giat merilis judul-judul VR.

“Kalau Anda lihat keseluruhan populasi kartu grafis Radeon 290, GTX 970, atau yang lebih tinggi, jumlahnya 7,5 juta unit,” kata Taylor dalam sebuah wawancara dengan ArsTechnica yang dirangkum oleh KompasTekno, Minggu (1/5/2016).

“Masalahnya, ukuran pasar itu belum cukup besar untuk menjustifikasi penjualan game seharga 50 dollar,” imbuh Taylor, sambil menambahkan bahwa AMD ingin memperluas ukuran pasar (total addressable market, TAM) untuk kartu grafis yang mampu menjalankan VR.

Kendati begitu, bukan berarti Polaris nantinya hanya akan menduduki papan tengah. Seperti biasa, AMD juga berniat menanam chip grafis baru tersebut di semua segmen pasar, dari bawah sampai atas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bakal ada juga model flagship Polaris yang disebut memiliki performa tinggi untuk  menantangGeForce GTX 980 Ti, tetapi dengan harga lebih murah.

Rencananya AMD akan memasarkan dua seri Polaris, yakni Polaris 11 untuk notebook dan polaris 10 untuk desktop mainstream dan laptop high-end. Selain itu, belum banyak informasi lain yang diketahui soal Polaris.

AMD, menurut Taylor, memang sengaja memfokuskan upayanya pada pengembangan ekosistem VR, berbeda dari Nvidia yang menjadi rival beratnya selama ini yang lebih condong memperlebar sayap ke dunia otomotif.

Baik AMD maupun Nvidia diperkirakan bakal mengungkap informasi lebih detil mengenai chip grafis baru andalan maing-masing pada ajang Computex 2016 di Taiwan, akhir Mei mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X