Google Chrome dan Internet Explorer, Siapa Lebih Unggul?

Kompas.com - 04/05/2016, 06:24 WIB
Ilustrasi GeekInsider.comIlustrasi
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Google Chrome dan Internet Explorer saling beradu untuk menjadi peramban (browser) terfavorit. StatCounter dan NetMarketShare telah membuat riset tentang kedua browser tersebut. Bagaimana hasilnya?

Ternyata, dari survey keduanya, diketahui Google Chrome menjadi peramban terfavorit bagi banyak orang, mengalahkan Internet Explorer.

Sebenarnya sudah sejak empat tahun lalu StatCounter mencatat Google Chrome sebagai peramban yang paling banyak dipakai, namun baru kali ini simpulan tersebut bisa sama dengan perhitungan perusahaaan riset internet lainnya, NetMarketShare.

Dilansir KompasTekno dari PC World, Selasa (3/5/2016), riset StatCounter dan NetMarketShare sama-sama menyimpulkan bahwa Google Chrome lebih populer ketimbang Internet Explorer.

Statistik dari NetMarketShare menunjukkan bahwa tingkat pemakaian Chrome di desktop mencapai 41,66 persen pada April lalu. Sedangkan pengguna Internet Explorer hanya 41,35 persen.

Sementara itu StatCounter mencatat bahwa tingkat pemakaian Chrome mencapai 60,47 persen, dibandingkan Internet Explorer yang 13,25 persen pada April lalu.

Sekadar diketahui, angka dari StatCounter juga menunjukkan bahwa peramban buatan Microsoft tersebut tertinggal dari Mozilla Firefox yang tingkat pemakaiannya mencapai 15,62 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbedaan perhitungan antara NetMarketShare dan StatCounter disebabkan oleh metode pengambilan data mereka. StatCounter hanya mengambil data mentah dari page view ke berbagai situs.

Sedangkan NetMarketShare mengukur kunjungan unik (unique visit) serta memperhitungkan lalu lintas internet berdasarkan negara asal. Dengan demikian, statistik tersebut mewakili wilayah-wilayah yang paling banyak aktif di internet.

Microsoft sendiri sudah mulai meninggalkan Internet Explorer dan mendorong adopsi peramban Edge yang mereka sematkan di Windows 10. Namun data dari NetMarketShare disebut sudah menghitung pemakaian Edge bersama dengan angka untuk Internet Explorer.

Sedangkan data dari StatCounter justru menunjukkan bahwa orang-orang hanya mencoba Edge sebentar kemudian meninggalkannya sama sekali.



Sumber PC World
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X