Kompas.com - 04/05/2016, 11:59 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Smartfren gencar melancarkan upaya untuk masuk ke open market handset (OMH) yang membebaskan kartu SIM miliknya dipakai di ponsel apapun.

Salah satu usaha terbaru dalam hal ini adalah rilis kartu perdana 4G dengan dukungan VoLTE yang bisa dipakai di ponsel manapun. Pengguna pun tak perlu lagi memasangkan kartu SIM Smartfren dengan smartphone Andromax besutan operator seluler itu.

Ke depan, pihak Smartfren memang ingin lebih mendorong penggunaan kartu SIM 4G miliknya di ponsel merk lain, sementara Andromax “dipinggirkan” untuk mengisi segmen tertenu saja.

“Smarfren secara strategi mengarah ke OMH. Andromax hanya untuk pasar entry level, di luar itu kami harus menggandeng semua vendor open market yang ada,” ujar Head of Brand and Marketing Communication Smartfren Roberto Saputra, saat ditemui usai acara peluncuran kartu perdana VoLTE Smartfren di Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Division Head Device Planning and Management Smartfren, Sukoco Purwokardjono menambahkan bahwa ada kemungkinan Andromax nantinya bakal menyasar segmen harga Rp 1 juta ke bawah.

“Segmen harga di atas itu akan diisi oleh handset open market,” kata Sukoco.

Sejauh ini, Smartfren sudah bekerja sama dengan tiga vendor open market untuk membundel kartu SIM perdana dengan handset, yakni Samsung, Lenovo dan Hisense.

Baca: Smartfren Rilis Paket Bundling Galaxy J1

Smartfren menargetkan pada akhir tahun 2016 pengguna handset open market di jaringannya sudah lebih besar dibandingkan Andromax dengan proporsi 60 persen berbanding 40 persen.

Hilangkan label CDMA

Menurut Roberto, dengan mengedepankan OMH, Smartfren berharap bisa melepaskan label CDMA yang selama ini melekat pada operator seluler tersebut.

Persepsi masyarakat bahwa kartu SIM Smartfren hanya bisa digunakan dalam bentuk bundling dengan smartphone Andromax dinilai menghambat upaya untuk bertransisi ke jaringan 4G LTE.

“Ini untuk membuktikan bahwa Smartfren bisa dinikmati di handset lain. Pasaran open market itu jauh lebih besar,” tutur Roberto.

Kendati demikian, kehadiran Andromax akan tetap dipertahankan sepanjang diperlukan sebagai “pembuka jalan” untuk mengusung inovasi baru dari Smartfren, sebelum menggandeng kerja sama dengan vendor OMH.

Sukoco mencontohkan Andromax R2 dan E2 yang dilempar ke pasaran untuk mengedepankan teknologi Voice over LTE (VoLTE) yang sudah bisa digunakan di jaringan 4G LTE Smartfren.

“Kalau menunggu handset VoLTE muncul, baru bisa mulai kuartal 2 atau 3 (2016), maka kita mulai dari Andromax,” kata Sukoco.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.