Browser Opera Bisa Blokir Iklan Otomatis

Kompas.com - 05/05/2016, 12:38 WIB
Opera menyelipkan alat pemblokir iklan pada peramban Opera untuk desktop dan Opera Mini untuk Android OperaOpera menyelipkan alat pemblokir iklan pada peramban Opera untuk desktop dan Opera Mini untuk Android
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Opera resmi memasang fitur pemblokir iklan (ad blocker) untuk browser atau peramban versi desktop serta Opera Mini untuk mobile Android. Opera memasangnya sebagai fitur bawaan yang otomatis aktif.

Yang dimaksud otomatis di sini adalah fitur ad blocker itu sudah terintegrasi di peramban begitu di-install. Berbeda dengan browser lain yang membutuhkan extension (tools tambahan) yang dipasang di browsernya.

Sebelumnya, perusahaan piranti lunak asal Norwegia itu cuma memasang pemblokir iklan di peramban versi pengembang aplikasi, baru sekarang mereka meluncurkanya secara resmi untuk pengguna yang lebih luas.

Untuk mengaktifkan fitur pemblokir iklan, buka menu “O” di Opera Mini di Android. Pengaktifan dilakukan dengan meng-klik opsi “data savings summary.” Sementara di platform iOS, fitur ad blocker hanya dapat digunakan dalam mode penghematan data Opera Turbo.

Untuk Opera versi desktop, fitur ad blocker dapat diaktifkan di bagian settings. Menonaktifkan fitur ad blocker untuk situs tertentu dapat dilakukan dengan meng-klik ikon perisai pada address bar.

Dialog di address bar juga menyajikan data statistik jumlah iklan yang diblokir untuk situs yang sedang dibuka, dan total jumlah iklan yang diblokir. Pengguna juga bisa membandingkan kecepatan loading halaman dengan atau tanpa fitur ad blocker.

Percaya tidak percaya

Sebagaimana dikutip KompasTekno dari TechCrunch, Rabu (4/5/2016), pemblokir iklan (ad blocker) di browser masih menjadi kontroversi banyak pihak.

Sebagian ada yang percaya bahwa iklan yang diblokir bisa membuat situs yang dikunjungi lebih cepat dibuka. Namun ada pula yang tidak meyakininya.

Opera sendiri mengklaim bahwa fitur pemblokir iklan buatan mereka membuat proses pemuatan halaman (loading) situs jadi lebih cepat.

Bila memakainya di desktop, Opera mengklaim kinerja yang dijanjikan 45 persen lebih cepat ketimbang memakai browser Chrome dengan extension AdBlock Plus.

Sedangkan di Opera Mini untuk Android, pengguna dijanjikan mendapat kinerja 40 persen lebih cepat ketimbang tidak memakai pemblokir sama sekali. Fitur ini juga diklaim Opera membantu menghemat pemakaian data.

Versi terbaru browser Opera versi desktop yang dilengkapi dengan pemblokir iklan bisa diunduh di situs Opera di tautan berikut ini: opera.com/computer.

Sementara versi mobile-nya tersedia di toko aplikasi Android, Google Play Store dan iOS di Apple App Store.



Sumber TechCrunch
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X