Kompas.com - 06/05/2016, 09:28 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Apple gagal mengamankan nama iPhone di China. Lewat sebuah proses pengadilan yang cukup panjang, Apple harus rela berbagi nama iPhone dengan sebuah perusahaan asal China.   

Sejak 2007 lalu, ternyata ada sebuah brand lokal China yang memproduksi case kulit untuk smartphone. Nama brand tersebut adalah "IPHONE".

Artinya, ada dua perusahaan yang menjual produk dengan nama iPhone di China. Tentunya, itu bisa membingungkan konsumen.

Kenyataan ini meresahkan Apple. Pasalnya, iPhone sudah digunakan sejak 2002 sebagai brand smartphone pabrikan Cupertino tersebut.

Alhasil, pada 2012 lalu, Apple menuntut IPHONE untuk mengganti nama mereknya. Bertahun-tahun menjalani proses hukum lewat berbagai jenjang pengadilan, putusan final akhirnya dikeluarkan.

Pengadilan China memutuskan IPHONE bisa tetap menggunakan nama merek tersebut untuk memasarkan produknya. Apple dinyatakan kalah, meski tetap diperkenankan menjual iPhone di China, sebagaimana dilaporkan Cnet dan dihimpun KompasTekno, Jumat (6/5/2016).

Alasannya, IPHONE sudah menggunakan nama mereknya sejak 2007. Sementara, di tahun yang sama, Apple juga meluncurkan iPhone pertamanya.

Hanya saja, iPhone baru masuk di China pada 2009. Artinya, IPHONE lebih dulu melalang buana di China ketimbang iPhone.

Keputusan final ini bernilai sah dan tak bisa diganggu gugat. Apple sendiri enggan berkomentar atas putusan pengadilan.

Diketahui, pada 2015 lalu, Apple menduduki posisi ketiga sebagai vendor dengan penjualan smartphone tertinggi di China. Perusahaan berlogo apel tergigit itu menjual lebih dari 49 juta smartphone.

Di kuartal pertama 2016, penjualan global iPhone menurut hingga 16 persen. Pendapatannya pun menciut 22,5 persen dibandingkan periode serupa pada 2015.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.