Kompas.com - 09/05/2016, 16:48 WIB
|
EditorDeliusno

Proyek tersebut diumumkan pertama kali dalam ajang kumpul developer tahunan "Google I/O" 2014. Dalam kesempatan itu, Google mengatakan target utama Android One adalah negara berkembang seperti India, Indonesia, dan Filipina.

Pasalnya, penetrasi internet di negara berkembang masih kurang. Salah satu halangannya adalah harga smartphone yang mahal. Maka Android One ditawarkan sebagai solusi karena harganya murah.

Google menggarap Android One dengan menggandeng sejumlah vendor lokal di masing-masing negara terpilih. Raksasa internet itu menyediakan rancangan hardware yang dibutuhkan. Kemudian vendor yang bekerja sama tinggal membuatnya sesuai dengan konsep dasar yang sudah diberikan.

Di Indonesia, Google bekerja sama dengan tiga vendor lokal untuk merealisasikan Android One. Ketiganya adalah Mito, Evercoss, dan Nexian.

Karena tujuannya adalah mempermudah akses smartphone untuk banyak orang, para vendor yang bekerja sama dengan Google juga menetapkan harga yang terjangkau.

Di Indonesia, harga Android One tak lebih dari Rp 1 jutaan. Sementara di India, harga Android One dipatok pada kisaran Rp 1,2 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber IndiaTimes

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.