Western Digital Caplok SanDisk Rp 253 Triliun

Kompas.com - 11/05/2016, 09:29 WIB
Hardisk portabel Western Digital My Passport dengan kemampuan nirkabel. Kompas/Didit Putra Erlangga RaharjoHardisk portabel Western Digital My Passport dengan kemampuan nirkabel.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Western Digital (WD) resmi mengakuisisi SanDisk dengan nilai beli 19 miliar dollar AS atau setara Rp 253 triliun. Penggabungan dua produsen memori lintas pasar tersebut dianggap sama-sama menguntungkan.

WD lebih kuat berkiprah di pasar enterprise. Perusahaan berbasis Amerika Serikat tersebut merupakan produsen disk drive terbesar yang bersaing dengan Seagate Technology.

Sementara SanDisk lebih dikenal di ranah konsumen. Pabrikan yang juga berdomisili di AS itu membuat flash disk USB dan chip untuk penyimpanan data di perangkat mobile.

Belakangan, SanDisk juga mulai merambah pasar enterprise dengan merilis hard drive untuk notebook, serta membangun komponen memori OEM untuk Apple dan Nvidia.

Akuisisi WD terhadap SanDisk dinilai bakal memperkokoh posisi keduanya di industri penyimpanan digital, sebagaimana dilaporkan Engadget dan dihimpun KompasTekno, Rabu (11/5/2016).

Terhitung pekan ini, WD berhak atas seluruh aset bisnis SanDisk. CEO SanDisk Sanjay Mehrotra mengindikasikan kelegaannya pasca proses akuisisi yang berlangsung relatif lama tersebut kelar.

"Kami tak sabar untuk berkontribusi bagi kesuksesan Western Digital, sebagaimana perusahaan tersebut telah bertransformasi menjadi pemimpin industri solusi penyimpanan," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber ENGADGET
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X