6 Startup Lokal yang Dipilih Google Belajar ke Silicon Valley

Kompas.com - 18/05/2016, 20:15 WIB
(Ki-Ka): Top 3 Pitches - Paket ID (Dika Maheswara & Indra Prastha), GoArchipelago (Bening Rara), Rumah Bengkel (Vierda Andriani & Dede Pradana). Google(Ki-Ka): Top 3 Pitches - Paket ID (Dika Maheswara & Indra Prastha), GoArchipelago (Bening Rara), Rumah Bengkel (Vierda Andriani & Dede Pradana).
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Google Launchpad Accelerator kembali digelar untuk kedua kalinya. Indonesia masih turut serta dalam kegiatan tersebut, bersama dengan beberapa negara termasuk India dan Brasil.

Program pembinaan startup tersebut memberikan fasilitas mentor dan sokongan dana hingga 50.000 dollar AS atau sekitar Rp 666 juta, tanpa keterikatan saham.

Tujuan program ini untuk menemukan startup yang bisa berpengaruh besar pada pasar lokal. Nah, kali ini ada enam startup karya anak bangsa yang terpilih untuk unjuk gigi selama dua minggu di markas Google, Silicon Valley, AS.

Pertama adalah HijUp yang merupakan platform e-commerce khusus busana perempuan Muslim. Startup ini adalah buatan Diajeng Lestari yang memang memiliki minat besar pada bidang fesyen.

Kedua adalah Talenta, yakni layanan software berbasis cloud yang bertujuan membantu bisnis kecil dan menengah untuk mengelola proses Sumber Daya Manusia (SDM). Menyasar pasar enterprise, perusahaan bisa menggunakan software Talenta untuk mengelola kehadiran karyawan, permohonan cuti, pengaturan lembur, hingga pembayaran gaji.

Ketiga, Javis Store. Startup ini merupakan platform jasa pembuatan situs web toko online yang instan dan anti ruwet. Prosesnya diklaim cepat, memiliki fitur lengkap, menyediakan beragam template, pembayaran lengkap, dan gratis selamanya.

Keempat, ruangguru.com. Berawal dari perhatian pada sektor pendidikan, startup ini didirikan dua sejoli Iman Usman dan Belva Devara. Intinya, startup ini berbentuk situs yang menghubungkan siswa potensial dengan para guru atau pengajar untuk belajar di luar sekolah atau universitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelima adalah IDNtimes.com yang tak lain merupakan media online independen. Konten-kontennya berkisar di dunia generasi muda Indonesia.

Keenam, CodaPay. Startup tersebut memungkinkan para merchant menerima pembayaran di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, serta Singapura, dengan menggunakan saluran pembayaran yang dapat digunakan semua konsumen tanpa harus memiliki kartu kredit atau kartu debit.

Enam startup di atas akan bergabung di tahap kedua rangkaian acara Launchpad Accelerator pada 13 Juni 2016 mendatang. Setelah menghabiskan dua minggu di Lembah Silikon, keenam startup bakal menjalani enam bulan mentorship serta akses ke alat bantu dan referensi dari Google.

Para peserta juga bakal mendapat 'kredit' produk dan publisitas dari Google. Ini merupakan salah satu langkah untuk merealisasikan misi Google melatih 100.000 pengembang Indonesia hingga 2020 mendatang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.