Kompas.com - 19/05/2016, 10:46 WIB
|
EditorReza Wahyudi

Dalam waktu yang berdekatan, Nokia juga mengumumkan telah melisensikan properti intelektual mereka berikut merek “Nokia” ke perusahaan baru, HMD Global.

HMD Global sudah menjalin kerja sama dengan FIH Mobile yang membeli bisnis feature phone Nokia dari Microsoft tadi seharga Rp 4,6 triliun. (Baca: Microsoft Jual Nokia ke Foxconn Rp 4,6 Triliun)

HMD bakal berperan sebagai perancang gadget mobile Nokia, sementara produksinya diserahkan ke FIH Mobile. Portfolio tablet dan smartphone yang diproduksi HMD nantinya bakal berbasis sistem operasi Android, bukan Windows Phone yang selama ini diasosiasikan dengan Nokia.

Dengan demikian, resmi sudah nama Nokia bakal kembali beredar di pasar ponsel dunia dengan Android, walau Nokia tidak terjun sepenuhnya di dalamnya.

Baca: Nokia Kembali ke Bisnis Ponsel

Beban berat

Kini pasar dan fans yang telah lama menunggu Nokia kembali membuat ponsel sedang berharap-harap cemas, kapan ponsel/tablet pertama Nokia hasil rancangan HMD dan produksi FIH Mobile akan dirilis, dan apakah kemampuannya sesuai dengan harapan mereka?

Nokia bisa dibilang menanggung beban berat dengan nama besarnya sebagai raja feature phone di masanya.

Ponsel-ponsel Nokia saat itu dikenal tangguh dan bisa memenuhi ekspektasi penggunanya, tengok saja deretan portfolio suksesnya, mulai Nokia 8110, Nokia 9000 Communicator, Nokia 3210, hingga seri 7610 dan E Series-nya.

(Baca: 5 Karya Ikonik Nokia untuk Industri Ponsel Dunia)

Sepeninggal Nokia dari pasar ponsel, banyak pula bermunculan vendor-vendor ponsel China yang bermunculan, memproduksi ponsel Android berkualitas dan terjangkau dan Nokia harus bersaing melawan mereka, sebut saja Xiaomi, Lenovo, Oppo, dan sebagainya yang menjadi pesaing serius pemain besar seperti Samsung.

Kini Nokia juga dituntut bisa membuat smartphone Android yang terasa seperti Nokia yang telah lama dikenal penggunanya saat itu. Akankah Nokia yang memiliki tagline "Connecting People" itu bisa memenuhinya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.