Berbagai Software untuk Industri Penerbangan Dipamerkan

Kompas.com - 27/05/2016, 14:05 WIB
Software Flight Preview buatan Honeywell Aerospace. Honeywell AerospaceSoftware Flight Preview buatan Honeywell Aerospace.
|
EditorDeliusno

PHOENIX, KOMPAS.com - Seiring dengan perkembangan industri penerbangan yang dinamis dan tinggi tuntutannya, perusahaan-perusahaan teknologi menawarkan solusi software dan hardware yang membantu bisnis dan keamanan maskapai penerbangan, salah satunya adalah Honeywell Aerospace.

Perusahaan teknologi yang bergerak di bidang solusi penerbangan itu memamerkan deretan teknologinya yang bisa diaplikasikan dalam pesawat-pesawat terbang modern, baik untuk maskapai penerbangan berjadwal, private jet, maupun charter.

Di pameran yang digelar di daerah kantor pusat Honeywell Aerospace, yaitu Phoenix, Arizona, AS itu, Honeywell Aerospace memamerkan solusi seperti aplikasi Flight Preview, aplikasi cuaca Weather Information Service, software untuk menganalisa kerusakan pesawat, dan menghemat bahan bakar. Beberapa di antaranya bahkan bisa dipasang di tablet iPad.

Wartawan KompasTekno, Reska K. Nistanto berkesempatan melihat software-software tersebut didemonstrasikan. Berikut ulasannya.

Flight Preview

Aplikasi Flight Preview bisa dijalankan di perangkat tablet berbasis iOS. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan pilot dan kopilot memiliki gambaran rute apa yang akan mereka lalui saat takeoff atau landing di suatu bandara.

Saat ini, jika pilot hendak mendarat di suatu bandara tertentu, mereka biasanya menggunakan chart yang berisi berbagai prosedur pendaratan (approach), seperti jalur mana yang harus diambil serta informasi terkait bandara seperti ketinggian elevasi, panjang runway, dan sebagainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Software Flight Preview mengubah chart dua dimensi dalam kertas menjadi video tiga dimensi yang memberi gambaran jalur pendaratan yang akan ditempuh.
Nah, dengan Flight Preview ini, informasi bukan hanya ditampilkan dalam bentuk kertas (atau layar jika dilihat di iPad) dua dimensi saja, melainkan dalam model tiga dimensi.

Pilot bisa memilih Approach mana yang akan dipakai atau diinstruksikan oleh ATC, lalu melihat jalur pendaratannya secara tiga dimensi.

"Ini berguna untuk menambah kewaspadaan pilot, mereka tahu gambaran halangan (obstacle) apa yang akan dihadapi di depan," ujar Kiah Erlich, Senior Product Marketing Manager, Honeywell Aerospace kepada KompasTekno.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.