Kompas.com - 27/05/2016, 17:12 WIB
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Lenovo membukukan kerugian pertamanya setelah enam tahun berturut-turut menangguk untung.

Dikutip KompasTekno dari Reuters, Jumat (27/5/2016), kerugian Lenovo tersebut disebabkan oleh biaya akuisisi dan restrukturisasi yang tinggi, selain juga bisnis penjualan smartphone-nya yang turun.

Lenovo membukukan kerugian bersih sebesar 128 juta dollar AS (sekitar Rp 1,7 triliun) untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret lalu. Sementara profit Lenovo di tahun sebelumnya diketahui  sebesar 289 juta dollar AS (sekitar Rp 3,9 triliun).

Revenue Lenovo turun 3 persen menjadi 44,9 miliar dollar AS (sekitar Rp 610 triliun). Di kuartal ke-empat sendiri, revenue tersebut sempat turun 19 persen karena melambatnya industri PC, smartphone dan server.

Turunnya profit Lenovo tersebut dikatakan akibat biaya yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi Motorola dari Google pada 2014 lalu.

Saham Lenovo di bursa Hong Kong juga mendekati nilai terendah sejak lima tahun terakhir. Lenovo sedang mempertimbangkan untuk melantai di bursa negara asalnya, China.

Banyak perusahaan-perusahaan China yang mengalihkan perdagangan sahamnya dari Hong Kong ke China belakangan ini. Sebab, aturan pembatasan aliran dana dari dan ke China menyebabkan saham-saham lokal menguat dan banyak diburu.

"Kami mencari cara meningkatkan nilai saham untuk shareholder kami, mendafatarkan diri ke bursa saham lain adalah salah satu pilihan dan China adalah pasar yang bagus," terang Presiden Lenovo sekaligus Chief Financial Officer-nya, Wong Wai Ming.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.