Windows Phone Terjerembap, Microsoft Konsentrasi ke Aplikasi

Kompas.com - 28/05/2016, 08:51 WIB
Microsoft Lumia 550 MicrosoftMicrosoft Lumia 550
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan tren digital makin mengarah ke mobile, pengguna semakin banyak mengakses aneka produk dan layanan melalui perangkat genggam yang didominasi oleh iOS dan Android.

Sementara itu, platform Windows Phone besutan Microsoft terus menurun hingga pangsa pasar globalnya menyusut jadi 0,7 persen di kuartal pertama 2016, menurut laporan terakhir dari lembaga riset Gartner.

Tapi Microsoft mengaku tak risau. Dalam kunjungannya ke Jakarta, Kamis (26/5/2016) lalu, CEO Microsoft Satya Nadella menekankan pihaknya tak berfokus pada aspek perangkat keras dalam tren mobility yang tengah mengemuka.

Baca: Windows Phone dan BlackBerry Hampir Lenyap dari Pasaran

"Kami berkonsentrasi pada mobilitas manusia, bukan perangkatnya. Misalnya lewat teknologi platform cloud yang memungkinkan pengguna bekerja dari mana saja," kata Nadella saat berbicara di panggung acara.

Direktur Developer Experience and Evangelism Group Microsoft Indoneia, Anthonius Henricus mengakui bahwa pihakya memang tak memfokuskan diri ke smartphone, lantaran melihat bahwa perangkat lunak (aplikasi) bisa lebih memberdayakan untuk pengguna.

"Makanya Satya (Nadella) tadi bilang bahwa sudah bukan zamannya bikin perangkat yang mobile, tapi device yang bikin orang bisa mobile," ujar Anthonius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Multiplatform

Ditambahkan oleh Anthonius, ranah mobile yang dikuasai oleh iOS dan Android tetap menyediakan peluang untuk Microsoft karena layanan-layanan mobile raksasa software ini bersifat multiplatform alias bisa diakses semua pengguna gadget, baik yang berbasis Windows Phone, iOS, maupun Android.

Kebijakan multiplatform itu disebutnya juga menguntungkan bagi para developer Microsoft karena bisa menyalurkan produk atau layanannya ke tiga platform sekaligus.

Sebagai gambaran dari upaya multi-platform Microsoft, Anthonius  mencontohkan rencana akuisisi Xamarin, penyedia platform development yang disebutnya bakal mempermudah pengembang untuk membikin aplikasi untuk Windows Phone, Android, dan iOS sekaligus dalam satu kali coding.

"Jadi, bukan soal operating system, tapi aplikasi yang berjalan di atas OS-nya. Di situlah fokus kami. Bukan cuma memudahkan pengguna, namun juga developer," pungkas Anthony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.