Kompas.com - 31/05/2016, 17:30 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

Pasalnya, harga iPhone baru di negeri itu relatif tinggi karena pajak dan bea masuk sehingga tak terjangkau oleh kebanyakan konsumen.

Sebagian besar smartphone (70 persen) yang terjual di negeri berpenduduk terbanyak kedua di dunia ini memiliki banderol di bawah 150 dollar AS, atau jauh di bawah kisaran iPhone baru yang bisa menembus angka 900 dollar AS.

Pemasaran iPhone bekas pun jadi alternatif strategi untuk memperluas pasar Apple di India, tanpa mengorbankan brand premium yang bisa ternoda kalau Apple menjual iPhone baru dengan harga murah.

Konsumen India sendiri sebenarnya meminati iPhone, asalkan harganya bisa lebih terjangkau.

Hal ini bisa dilihat dari sebuah model lawas seharga 300 dollar, iPhone 5S, yang penjualannya tercatat meningkat sebesar 56 persen secara year-over-year di negara tersebut, dalam laporan keuangan terbaru yang dirilis Apple bulan lalu.

India merupakan target yang penting bagi Apple. Pada 2017 nanti, negeri tersebut diproyeksikan menjadi pasar smartphone terbesar kedua setelah China.

Untuk sekarang pasaran smartphone India masih dikuasai oleh pabrikan lokal yang membuat smartphone Android murah, sementara Apple masih pusing memikirkan “jalan masuk” apa yang tersedia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.