Diprotes, Instagram Tetap Rombak Linimasa Jadi Mirip Facebook

Kompas.com - 05/06/2016, 10:47 WIB
Logo Instagram InstagramLogo Instagram
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Instagram memastikan timeline (linimasa) pengguna bakal berubah dalam satu bulan ke depan. Pengguna tak lagi melihat postingan terbaru yang sifatnya real-time, namun lebih ke postingan yang dianggap penting berdasarkan algoritma.

Sistem yang mirip Facebook itu sudah diumumkan sejak Maret lalu. Hanya saja, kala itu Instagram mengatakan bakal menguji coba sistem itu terlebih dahulu dan melihat respons pengguna.

"Berdasarkan pengamatan kami, pengguna lebih aktif mengomentari konten teman dan memberikan like," kata juru bicara Instagram, sebagaimana tertera pada blog resminya dan dihimpun KompasTekno, Minggu (5/6/2016).

Meski begitu, sejak awal inisiasi ini sudah memicu kontroversi. Banyak pegguna yang khawatir postingannya bakal tenggelam begitu saja jika linimasa berbasis algoritma ditetapkan.

Baca: Pemilik Akun Instagram Minta Follower Aktifkan Post Notification, Ada Apa?

Salah satu komentar di artikel blog terbaru Instagram bahkan mengisyaratkan kekecewaan pengguna yang mendalam.

"Ini menyebalkan. Jelas-jelas banyak yang tak suka, tapi kalian tetap tak mendengarkan masukan pengguna," kata blogger bernama mmcconkey.

Tampaknya tekad Instagram memang sudah bulat. Menurut layanan berbasis foto tersebut, linimasa berbasis algoritma akan mendatangkan lebih banyak manfaat.

Pasalnya, saat ini basis pengguna aktif Instagram sudah di kisaran 500 jutaan. Satu pengguna bisa mengikuti ribuan akun sekaligus.

Karena terlalu banyak akun yang dimata-matai, rata-rata pengguna melewatkan 70 persen konten teman dari linimasa. Padahal, bisa saja konten yang terlewatkan adalah konten yang dianggap penting.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X