Lenovo dan Nutanix Hadirkan Server untuk UKM

Kompas.com - 09/06/2016, 09:50 WIB
Server Lenovo HX Series saat dipamerkan di San Francisco, AS, Rabu (8/6/2016). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comServer Lenovo HX Series saat dipamerkan di San Francisco, AS, Rabu (8/6/2016).
|
EditorDeliusno

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Lenovo memperbarui lini hardware server hyperconverged-nya dengan dua perangkat baru, yakni seri HX1000 dan HX2000 yang menyasar segmen remote office atau branch office (ROBO) dan UKM.

Dari segi teknis, HX 1000 series mengusung form factor 1U dan didukung oleh prosesor Intel Xeon dengan memori TruDDR4 64/128/256 GB 2.400 MHz, 8 drive bay ukuran 2,5 inci dengan pilihan jenis penyimpanan HDD, SSD, dan SED.

Sementara HX 2000 Series memiliki form factor 1U dan 2U dengan 4 node, mengusung 2 prosesor Intel Xeon dengan berbagai pilihan core, memori TruDDR4 64/128/256/512 GB 2.400 MHz, 7 drive bay ukuran 2,5 inci dengan pilihan SSD dan HDD.

"Portofolio yang lebih lengkap ini merupakan bukti komitmen Lenovo menciptakan inovasi data center yang bermanfaat," ujar Tom Shell, Senior Vice President, Data Center Product Group, Lenovo.

Dibekali software Acropolis

Kedua peranti hyperconverged tersebut dilengkapi dengan teknologi software Acropolis Hypervisor buatan Nutanix, sebuah perusahaan penyedia platform cloud yang menggabungkan komputasi, virtualisasi, dan penyimpanan dalam solusi berbasis software.

"Kerja sama dengan Lenovo ini menjadikan posisi Nutanix menjadi lebih kuat di pasar seperti Asia Pasifik, brand Lenovo sangat kuat di sana, melalui produk-produk server Lenovo itulah software Nutanix akan masuk," kata Sudheesh Nair, Presiden Nutanix kepada perwakilan jurnalis dari Asia Pasifik, termasuk jurnalis KompasTekno, Reska K. Nistanto, Rabu (8/6/2016) di San Francisco, AS.

Nair mengatakan, software Nutanix yang ditanamkan ke dalam server hyperconverged UKM Lenovo dijamin memiliki teknologi yang sama dengan teknologi yang dimiliki datacenter kelas perusahaan-perusahaan besar.

Hanya saja memang Nutanix telah menyesuaikan software-nya itu agar sesuai dengan model bisnis UKM.

"Kami menghilangkan beberapa hal yang tidak perlu, menambah kemudahannya, karena biasanya UKM kan tidak membutuhkan tim banyak," kata Nair.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X