Melantai di Bursa, Line Bakal Dapat Dana Segar Rp 12 Triliun

Kompas.com - 11/06/2016, 17:06 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Line, layanan chatting yang dimiliki oleh perusahaan gabungan Jepang dan Korea Selatan, sedang bersiap melakukan penawaran saham perdana (IPO) di bursa saham Tokyo dan New York.

Menurut keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Sabtu (11/6/2016), pencatatan saham perdana di bursa Saham New York dan Tokyo masing-masing akan dilakukan pada 14 Juli dan 15 Juli mendatang, setelah memperoleh persetujuan otoritas terkait.

The Wall Street Journal mencatat bahwa pelemparan saham di dua bursa sekaligus ini bisa menghasilkan dana segar hingga lebih dari 900 juta dollar AS atau sekitar Rp 12 triliun.

Dengan turunnya Line ke lantai bursa, nilai perusahaan dikatakan akan meningkat hingga 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 66,7 triliun.

Memiliki 218 juta pengguna aktif bulanan, Line adalah layanan pesan instan terpopuler di Jepang. Software chatting ini bersaing dengan aneka layanan sejenis seperti WhatsApp dari Facebook dan WeChat besutan TenCent.

Selain pesan teks, Line menyediakan fitur panggilan suara dan video secara cuma-cuma. Pendapatannya diperoleh dari penjualan aneka stiker, game, dan penempatan iklan.

Pada 2013, pendapatan Line tercatat sebesar 34 miliar Yen atau sekitar Rp 4,2 triliun. Pada 2015, angkanya sudah naik tiga kali lipat hingga mencapai kisaran 110 miliar Yen atau sekitar Rp 13,7 triliun.

Dalam beberapa tahun terakhir, Line  juga telah merambah bidang layanan lain, termasuk streaming musik dan jasa pemanggilan taksi.

Line terlahir pada 2011 sebagai aplikasi yang menawarkan komunikasi gratis, menyusul bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang. Lebih dari 50 persen penggunanya kini berasal dari 4 negara, yakni Jepang, Taiwan, Thailand, dan Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.