Akhirnya, Obama Boleh “Upgrade” dari BlackBerry

Kompas.com - 12/06/2016, 20:20 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Presiden AS Barack Obama dulu dikenal sebagai pengguna BlackBerry yang fanatik. Dalam beberapa tahun terakhir, dia sudah mulai bosan dan ingin mengganti BlackBerry miliknya. Namun, lantaran terganjal protokol kemanan Gedung Putih Obama tak bisa begitu saja membeli ponsel pribadi.

Baru tahun ini saja sang presiden negara adidaya itu dibolehkan “upgrade” ke smartphone yang lebih baru. Hal tersebut diungkapkannya dalam acara talkshow Jimmy Falon, pekan lalu, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Fortune, Minggu (12/6/2016).

Baca: Gedung Putih Makin Canggih, Obama Masih Pakai BlackBerry

Obama tak menjelaskan apakah smartphone barunya sebuah iPhone atau ponsel pintar berbasis Android. Yang jelas, dia agaknya merasa kuang puas lantaran fungsi perangkat itu dikurangi habis-habisan demi menjaga sekuriti.

“Saat saya menerimanya, mereka berkata ‘Pak Presiden, untuk alasan keamanan… ponsel ini tak bisa memotret, tak bisa kirim SMS, tak bisa menelepon, tidak bisa memutar lagu’,” ujar Obama. Dia pun menyamakan perangkat “pintar” itu dengan ponsel mainan untuk anak balita.

Maklumlah, Gedung Putih menerapkan prosedur kemanan yang luar biasa ketat demi menjaga kerahasiaan komunikasi sang presiden. Sebagai orang paling powerful di dunia, tentu banyak hacker atau spion negara asing yang mengincar informasi di ponselnya.

Baca: Obama Sekeluarga Keluhkan Sinyal WiFi di Gedung Putih

Ponsel BlackBerry Obama juga bernasib serupa ketika dia pertama kali menjabat sebagai presiden. Perangkat tersebut ketika itu dimodifikasi secara khusus. Obama dan orang-orang yang dihubunginya lewat ponsel pun harus mengikuti prosedur keamanam tertentu.

Gara-gara cuma boleh memakai ponsel yang fungsinya serba terbatas, Obama merasa iri dengan istri dan anak-anaknya yang boleh memakai smartphone dengan bebas.

“Saya lihat Malia dan Sasha (sibuk dengan smartphone), lalu Michelle bahkan punya tiga. Dia sibuk mengirim pesan dan lain-lain,” keluh sang Presiden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Fortune
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.