Dikecam, Kicauan Donald Trump soal Islam dan Penembakan Orlando

Kompas.com - 13/06/2016, 09:16 WIB
Donald Trump. APDonald Trump.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Kicauan kandidat Presiden AS Donald Trump di Twitter kembali memicu kontroversi. Kali ini menyoal penembakan di sebuah klub malam khusus gay di Orlando, Florida, AS, Senin (12/6/2016) dini hari waktu setempat.

Mulanya Trump menghanturkan doa untuk para korban dan keluarganya. Laporan terakhir menyebutkan, 50 orang tewas dan 53 lainnya luka-luka.

Kicauan yang menuai kecaman dilontarkan sang kandidat Partai Republik beberapa menit setelahnya. Ia mengapresiasi ucapan selamat dari orang-orang karena selama ini menyuarakan aksi anti-Islam radikal.

Trump seakan memastikan bahwa aksi penembakan itu adalah ulah kelompok teroris Islam, sebagaimana dilaporkan Cnet dan dihimpun KompasTekno, Senin (13/6/2016).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, menurut kepolisian, belum ada indikasi bahwa sang pelaku bernama Omar Marteen terafiliasi dengan kelompok teroris radikal.

Selain itu, Trump dinilai tak bijaksana. Pada saat banyak orang berduka, ia malah memamerkan bahwa dirinya diselamati orang-orang atas sudut pandangnya selama ini. Berikut beberapa kecaman netizen yang ditujukan untuk kicauan sang calon presiden.

Di lain sisi, beberapa tokoh sohor lainnya mengicaukan doa dan belasungkawa untuk para korban dan orang-orang yang ditinggalkan.



Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.