Kompas.com - 17/06/2016, 16:19 WIB
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini ramai foto spanduk Indosat Ooredoo yang isinya menyindir tarif milik operator lain, yaitu Telkomsel. Operator telekomunikasi pelat merah itu pun angkat bicara.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengomentari bahwa persaingan bisnis adalah hal yang wajar, bahkan bisa membuat industri lebih sehat. Namun persaingan tersebut mestinya bisa dijaga agar tetap santun dan tidak merugikan masyarakat.

“Sebagai operator telekomunikasi yang beroperasi hingga pelosok, perbatasan dan pulau terluar Indonesia, dalam menjalankan usahanya Telkomsel selalu berpegang pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan patuh pada ketentuan yang berlaku,” ujar Adita kepada KompasTekno, Jumat (17/6/2016).

“Selain itu dalam berkomunikasi kepada khalayak kami juga selalu berpegang pada norma dan etika serta menghormati pihak lain,” imbuhnya.

Baca: Senin, BRTI Panggil Indosat Terkait Iklan Sindir Telkomsel

Adita pun menolak bila tarif layanan Telkomsel disebut mahal. Pasalnya, Telkomsel sudah memberikan banyak pilihan pada pelanggan, sesuai dengan kebutuhan komunikasinya.

Perusahaan pun selalu berusaha transparan dalam hal penarikan tarif. Informasi harga selalu diberikan sebelum pelanggan membeli paket, biaya pemakaian pun langsung diinformasikan setelah pelanggan selesai menelepon.

“Terkait tarif layanan, pelanggan prabayar dapat memilih paket yang diinginkan sesuai kebutuhan komunikasinya. Saat ini kami memiliki paket TalkMania dan JagoanSerbu yang bertahun-tahun terbukti diminati pelanggan simPATI serta Kartu As,” jelas Adita.

“Pelanggan pun setiap saat bisa mengecek biaya pemakaian. Soal layanan data, kami juga memberi paket sesuai kebutuhan pelanggan. Informasi harga paket juga disampaikan sebelum transaksi pembelian,” imbuhnya.

Spanduk sindiran

Sebelumnya, Foto-foto spanduk promosi Indosat ramai menjadi perbincangan di media sosial sejak Kamis (16/6/2016) lalu.

Pasalnya, dalam foto tersebut, operator yang identik dengan warna kuning ini terang-terangan menyindir tarif telepon operator seluler lain, yaitu Telkomsel.

Baca: Bos Indosat Benarkan Spanduk Singgung Telkomsel

Dalam foto tersbut terlihat ada salah satu spanduk bertuliskan, "Cuma IM3 Ooredoo nelpon Rp 1/detik, Telkomsel? Gak mungkin." Kemudian ada juga poster lain berisi tulisan, "Saya sudah buktikan nelpon ke Telkomsel Rp 1/detik."

Persaingan antar-operator seluler kini memang sedang hangat-hangatnya. Hal itu masih ditambah dengan alotnya pembahasan skeman penurunan tarif interkoneksi yang sedang digodok bersama Kemenkominfo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.