Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/06/2016, 10:09 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Perang harga bukan hal baru bagi operator-operator seluler Tanah Air. Dekade lalu, misalnya, persaingan keras mereka membuahkan tarif voice dan SMS ekstra murah untuk pelanggan. Aneka iklan yang melontarkan sindiran terhadap pesaing pun bertebaran.

Pekan lalu, wacana perang harga kembali mengemuka seiring beredarnya foto yang memperlihatkan sekelompok orang mengusung atribut iklan Indosat Ooredoo dalam sebuah kegiatan.

Hal yang menjadi masalah, dalam gambar yang ramai beredar di media sosial itu, tampak spanduk dan poster berisi kalimat yang menyerang tarif operator seluler lain, yakni Telkomsel.

"Cuma IM3 Ooredoo nelpon Rp 1/ detik, Telkomsel? Gak mungkin," bunyi tulisan yang tertera di spanduk. Poster-poster berisi kalimat serupa yaitu "Saya sudah buktikan nelpon ke Telkomsel Rp 1/ detik".

Saat dikonfirmasi oleh KompasTekno, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Alex Rusli membenarkan bahwa foto-foto spanduk Indosat yang menyerang Telkomsel memang asli dan benar-benar ada.

Hanya saja, menurut dia, kegiatan itu bukan kampanye iklan, melainkan kampanye Below The Line. “Hanya aktivitas akuisisi saja, event di booth,” ujarnya.

Alex juga mengatakan, strategi Indosat Ooredoo di daerah yang menjadi lokasi kampanye BTL tersebut bukanlah melancarkan perang harga terhadap pesaing, tetapi ia enggan berkomentar saat ditanya lebih lanjut soal persaingan dimaksud. (Baca: Bos Indosat Benarkan Spanduk Singgung Telkomsel)

Menolak disebut mahal

Saat dihubungi secara terpisah, Vice President Corporat Communications Telkomsel Adita Irawati menolak anggapan bahwa pihaknya mengenakan tarif mahal kepada pelanggan seperti yang dituduhkan oleh kampanye Indosat.

Telkomsel, menurut dia, menyediakan berbagai pilihan paket yang bisa dipilih sesuai kebutuhan masing-masing pelanggan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.