Ini Alasan Indosat Bikin Promosi yang Singgung Telkomsel

Kompas.com - 20/06/2016, 16:09 WIB
Spanduk Indosat Ooredoo dalam kegiatannya yang menyindir Telkomsel. Facebook/IstSpanduk Indosat Ooredoo dalam kegiatannya yang menyindir Telkomsel.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Indosat Ooredoo menjelaskan alasan perusahaan mengeluarkan program telepon tarif Rp 1 per detik di luar Pulau Jawa. Program ini kemudian memicu kontroversi, karena yang spanduk dan posternya secara langsung menyinggung operator selulerTelkomsel.

Menurut Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Deva Rachman, kegiatan tersebut adalah bagian dari program edukasi dan testimoni pelanggan yang dilakukan Indosat luar Pulau Jawa.

"Perlu kami sampaikan bahwa program tarif ini didasarkan pada hasil survei yang dilakukan terhadap pelanggan operator di luar Jawa yang mengatakan tarif telepon mahal dan mereka tidak memiliki pilihan (operator) lain," ujar Deva dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Senin (20/6/2016).

Menurut Deva, saat ini lebih dari 80 persen pasar di luar pulau Jawa hanya dikuasai oleh satu pemain dominan dunia telekomunikasi.

Baca: Dituding Monopoli di Luar Jawa, Ini Tanggapan Telkomsel

Indosat, menurut Deva, prihatin dengan dinamika pasar di luar pulau Jawa yang tidak berkembang dan terjadi situasi monopolistik di pasar. Indosat pun meminta pemerintah menegakkan regulasi terkait persaingan yang menurut mereka tidak sehat itu.

"Oleh karena itu Indosat Ooredoo berupaya masuk pasar luar Pulau Jawa dengan menerapkan tarif Rp 1/detik," kata Deva.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, foto-foto spanduk promosi operator seluler Indosat Ooredoo ramai menjadi perbincangan di media sosial sejak Kamis (16/6/2016) lalu.

Pasalnya, dalam foto tersebut, operator yang khas dengan warna kuning itu kini secara terang-terangan menyindir tarif telepon Telkomsel.

Dalam foto itu, di salah satu spanduk tertulis, "Cuma IM3 Ooredoo nelpon Rp 1/detik, Telkomsel? Gak mungkin." Poster lain berisi tulisan, "Saya sudah buktikan nelpon ke Telkomsel Rp 1/detik."

"Terkait testimoni yang spesifik menyebut nama operator lain telah kami tarik," pungkas Deva.

Baca: Disindir Indosat Bertarif Mahal Lewat Iklan, Ini Jawaban Telkomsel



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X