LeEco Miliki Coolpad dengan Investasi Rp 1,7 Triliun

Kompas.com - 21/06/2016, 11:28 WIB
Ponsel Lenovo Le Max Pro LeEcoPonsel Lenovo Le Max Pro
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Leshi Internet Information & Technology atau dikenal sebagai LeEco kini membeli tambahan 11 persen saham perusahan gadget, Coolpad. Pembelian ini ditambah dengan nilai saham yang sudah dimilikanya, menjadikan LeEco sebagai penguasa saham mayoritas Coolpad dengan total 28,9 persen.

LeEco mendapatkan 11 persen saham tersebut setelah membelinya senilai 135 juta dollar AS atau setara Rp 1,787 triliun, dari pemegangnya, yaitu Data Dreamland.

Pembelian ini dikonfirmasi oleh pendiri LeEco, Jia Yueting saat berbicara di Forum Ekonomi Internasional, di St. Petersburgh, Rusia, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Android Headlines, Selasa (21/6/2016).

Sebelum pembelian ini, LeEco sudah memiliki saham di Coolpad. Kepemilikan tersebut tercatat sejak 28 Juni 2015 lalu, dengan nilai pembelian sebesar 353 juta dollar AS atau setara Rp 4,673 triliun untuk 18 persen saham.

Baca: Inikah Android Pertama dengan RAM 8 GB?

LeEco sebenarnya merupakan pemain baru di bidang ponsel. Sebelum masuk ke segmen pasar ini, mereka hanya menyediakan layanan streaming dan dikenal sebagia “Netflix dari China”.

Sementara itu, Coolpad merupakan salah satu pabrikan ponsel terbesar China yang cukup dikenal di seluruh dunia. Perusahaan ini memiliki pusat riset dan pengembangan di berbagai negara, serta menguasai 7.000 paten. Di jumlah tersebut ada 500 paten yang berlaku di luar China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Coolpad juga sudah memiliki jaringan penjualan yang kuat di Amerika Utara, Eropa, Asia serta Afrika.

Kini dengan status kepemilikan mayoritas, LeEco bakal mendapatkan bantuan dari pusat riset dan pengembangan, paten-paten hingga jaringan penjualan dan aftersales milik Coolpad itu.

LeEco sendiri diketahui sedang mengincar pasar AS. Selain soal pembelian saham ini, mereka juga dikabarkan baru saja membeli tanah seluas 19,6 hektar di Santa Clara, California. Mereka telah mengantongi izin untuk membangun gedung di atas tanah tersebut.

Baca: Yahoo Jual Tanah ke Perusahaan China Rp 3,3 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.