Kompas.com - 21/06/2016, 16:03 WIB
Ilustrasi AppleIlustrasi
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Apple mendapatkan cara untuk mengakali aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di India dan bisa segera berjualan di sana. Apple akan membuka toko resmi lebih dulu, sebelum membuka pabrik.

Seperti diketahui, India juga memiliki aturan TKDN yang memaksa produsen ponsel, termasuk Apple, untuk membuat manufaktur lokal. Namun pembaruan peraturan yang terjadi baru-baru ini sedikitnya memberi celah agar perusahaan bisa berjualan tanpa harus membangun pabrik lebih dulu.

Celah tersebut adalah aturan baru yang menyatakan bahwa produsen asing yang berjualan di tokonya sendiri mendapatkan tenggat waktu tiga tahun untuk memenuhi aturan TKDN 30 persen.

Artinya, jika Apple tetap mewujudkan rencananya membuka Apple Store di India, mereka bisa berjualan iPhone tanpa harus mendirikan pabrik. Setidaknya selama rentang tiga tahun ke depan.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Reuters, Selasa (21/6/2016), India merupakan salah satu pasar ponsel dunia yang sedang tumbuh dengan cepat. Penjualan ponsel di Negeri Sungai Gangga itu diprediksi naik hingga melebihi 25 persen pada tahun ini.

Bagi Apple, yang saat ini hanya memiliki pangsa pasar 2 persen di sana, penting sekali untuk menunjukkan eksistensinya. India bisa jadi tempat Apple berkembang ketika penjualan di China dan Amerika Serikat sedang merosot.

Selain itu masih ada celah lain yang akan dipakai oleh Apple. Ada pengecualian yang menyebut bahwa produk berteknologi canggih diizinkan untuk tidak mengikuti aturan TKDN selama rentang waktu tertentu.

Apple pun berusaha mengutip aturan tersebut. Sementara itu beberapa orang di pemerintahan India merasa keberatan dan mengritik langkah raksasa teknologi AS itu. Mereka tidak yakin bahwa produk yang dibuat memenuhi kriteria berteknologi canggih.

Dengan adanya celah pada peraturan itu, Apple bisa saja mengajukan rencana baru pada pemerintah India dan segera membuka toko di sana.

Jika berhasil meyakinkan pemerintah setempat mengenai teknologi canggih pada produknya, Apple pun bisa mendapat tambahan waktu lima tahun sebelum diharuskan memenuhi TKDN.

Bagaimana dengan Indonesia?

Di Indonesia sendiri pemerintah telah mengumumkan sedang menggodok TKDN dengan dua skema saja, yaitu 100 persen software atau hardware. Selain itu dibahas juga soal syarat turunan dari kedua skema tersebut. (Baca: Ponsel 4G di Atas Rp 8 Juta Tak Perlu Dirakit di Indonesia)

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
Netflix PHK 150 Karyawan setelah Jumlah Pelanggan Menurun

Netflix PHK 150 Karyawan setelah Jumlah Pelanggan Menurun

e-Business
Daftar 102 Pinjol Legal Terbaru, Update per 22 April 2022

Daftar 102 Pinjol Legal Terbaru, Update per 22 April 2022

e-Business
Jadwal Main Timnas PUBG Mobile Indonesia di SEA Games 2021 Hari Ini 19 Mei

Jadwal Main Timnas PUBG Mobile Indonesia di SEA Games 2021 Hari Ini 19 Mei

Internet
Tesla Bakal Investasi Ekosistem Baterai dan Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2022?

Tesla Bakal Investasi Ekosistem Baterai dan Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2022?

e-Business
Pengertian Jaringan Komputer, Lengkap dengan Jenis dan Perbedaanya

Pengertian Jaringan Komputer, Lengkap dengan Jenis dan Perbedaanya

Hardware
Disney+ Siapkan Paket Langganan Lebih Murah dengan Selipan Iklan 4 Menit?

Disney+ Siapkan Paket Langganan Lebih Murah dengan Selipan Iklan 4 Menit?

e-Business
Berkat Gacha, Game Genshin Impact Raup Pendapatan Rp 8,3 Triliun

Berkat Gacha, Game Genshin Impact Raup Pendapatan Rp 8,3 Triliun

Software
Ketika Steve Jobs Ingin iPhone Tanpa Slot Kartu SIM Sejak Awal...

Ketika Steve Jobs Ingin iPhone Tanpa Slot Kartu SIM Sejak Awal...

Gadget
Sabet Emas dan Perak di SEA Games, Timnas Free Fire Dapat Beasiswa Rp 1 Miliar dari Garena

Sabet Emas dan Perak di SEA Games, Timnas Free Fire Dapat Beasiswa Rp 1 Miliar dari Garena

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.