Kompas.com - 22/06/2016, 15:27 WIB
Presiden Direktur Erajaya, Budiarto Halim saat ditemui usai peluncuran situs Apple premium reseller ibox.co.id, di Jakarta, Selasa (21/6/2016) Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.comPresiden Direktur Erajaya, Budiarto Halim saat ditemui usai peluncuran situs Apple premium reseller ibox.co.id, di Jakarta, Selasa (21/6/2016)
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur Erajaya, Budiarto Halim mengapresiasi langkah pemerintah yang beberapa lalu merazia ponsel black market (BM) atau ilegal. Dia berharap hal seperti itu dilakukan rutin, bukan cuma sekali saja.

Peredaran ponsel ilegal sebenarnya sudah ramai sejak dulu. Namun saat ini, karena terhalang aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), distributor kesulitan memasukkan ponsel resmi ke Indonesia.

Sebagai efek sampingnya, sejumlah merek yang tidak bisa masuk secara resmi malah jadi dijual dengan cara ilegal.

Pemerintah, melalui kepolisian sempat melakukan razia ponsel ilegal. Tapi perlu dicatat, jika razia cuma sesekali saja, tidak akan berpengaruh karena dalam rentang waktu sang penjual akan kembali menjualnya.

"Kami cukup senang dengan razia yang sempat terjadi karena itu menunjukkan ada tindakan dari pemerintah. Harapan kami hal tersebut jangan dilakukan sekali tapi terus menerus," terang Budi kepada KompasTekno dalam acara jumpa media di Jakarta, Selasa (21/6/2016).

"Jangan cuma sekali lalu berhenti. Sayang momentumnya. Mestinya dijaga terus. Setelah razia, biasanya pemain black market (BM) ngumpet. Tapi kalo sudah reda akan muncul lagi," imbuh Budi.

Sebagai importir ponsel, Budi mengaku Erajaya tak bisa bertindak banyak. Mereka hanya bisa pasrah saja pada apa pun tindakan pemerintah terhadap ponsel ilegal.

Selain itu, menurut Budi, Erajaya juga berusaha mengedukasi pasar. Menunjukkan bahwa ponsel ilegal atau BM tidak memiliki jaminan keaslian, kadang ada yang refurbished dan hanya menyertakan garansi toko.

"Cuma garansi toko dan kalau tokonya tutup, lalu mau bagaimana?" ujarnya.

Sedangkan ponsel dari distributor resmi memiliki jaminan keaslian serta garansi. Jika terjadi sesuatu pada ponselnya, pembeli masih bisa mengklaim.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X