Kompas.com - 24/06/2016, 15:03 WIB
Menara base transceiver station (BTS) ShutterstockMenara base transceiver station (BTS)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

Tapi tidak demikian halnya dengan Telkomsel yang  menyatakan tak mau menerapkan infrastructure sharing.

“Kami mengeksplorasi bagaimana caranya menurunkan ongkos untuk jaringan. Makanya ada deal dengan XL soal net co (infrastructure sharing),” ujar CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli. “Tapi soal sharing ini pun mereka (Telkomsel) protes, jadi kita nggak diberikan ruang gerak sama sekali.”

Telkomsel dalam hal ini memiliki posisi kuat karena telah membangun jaringan luas ke berbagai wilayah dengan sokongan perusahaan induknya, Telkom. Di seluruh Indonesia, Telkomsel memiliki sekitar 116.000 BTS.

Menurut Alex, Telkom selaku pemilik backbone tidak adil dalam memberikan layanan sewa jaringan di luar pulau Jawa karena lebih memprioritaskan Telkomsel dan menghalang-halangi operator seluler lain dalam memanfaatkan jaringan yang telah dibangun Telkom.

Baca: Dituding Monopoli di Luar Jawa, Ini Tanggapan Telkomsel

Dia mencontohkan daerah Maluku, di mana Telkomsel mengoperasikan 120 BTS 4G lewat jaringan fiber optic bawah laut Telkom yang dibangun dalam rangka proyek Indonesia Digital Network (SMPCS, Sulawesi Maluku Papua Cable System).

“Kami mau sewa, sudah tanya dua kali ke Telkom tapi tidak boleh. Tapi ke Telkomsel dia (Telkom) kasih. Katanya belum siap. Nah, belum siap bagaimana kalau 120 site (BTS) sudah jalan?” kata Alex lagi.

Alex mengatakan selama ini bisnis Indosat, XL, dan Three tidak bisa berkembang di luar Jawa karena dipersulit saat ingin mengunakan infrastruktur Telkom, sementara Telkomsel di sisi lain dipermudah layaknya anak emas.

Baca: Indosat Tuding Telkom Anak Emaskan Telkomsel di Luar Jawa

Permasalahan yang dikeluhkan Indosat soal diskriminasi sewa jaringan Telkom ini seharusnya tidak ada lagi saat regulasi network sharing disahkan pemerintah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.