Kompas.com - 30/06/2016, 07:49 WIB
Penulis Bayu Galih
|
EditorDeliusno

SHANGHAI, KOMPAS.com - Perkembangan komunikasi mobile di Asia Pasifik terbilang pesat. Hingga akhir tahun lalu, tercatat setidaknya ada 2,5 miliar subscribers atau pengguna perangkat mobile.

Angka ini diprediksi akan terus berkembang hingga empat tahun mendatang. GSM Association (GSMA) memperkirakan jumlah subscribers akan tumbuh hingga 3,1 miliar pada 2020 di Asia Pasifik.

Dalam laporan "The mobile Economy: Asia Pasific 2016" yang dirilis di sela Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2016, Rabu (29/6/2016), GSMA menyatakan bahwa sekitar 62 persen dari total populasi di Asia Pasifik sudah menggunakan layanan mobile pada 2015.

GSMA menyatakan bahwa jumlah ini akan bertambah hingga hampir tiga perempat dari total populasi pada 2020. Pertumbuhan ini disebabkan adanya 600 juta subscribers baru sejak tahun ini hingga 2020 mendatang.

"Lebih dari setengah subscribers mobile di dunia berlokasi di Asia Pasifik. Kawasan ini akan menjadi motor dari pertumbuhan subscribers secara global dalam beberapa tahun mendatang," kata Direktur Jenderal GSMA Mats Granryd.

Granryd melanjutkan, karena itu diperlukan jaringan yang lebih cepat untuk mendorong terjadinya sinergi dengan pertumbuhan tersebut.

"Mobile akan membantu Asia membangun komunitas digital yang memungkinkan penduduknya untuk mengakses berbagai layanan kapan saja dan di mana saja," ucap Granryd.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.