Kompas.com - 04/07/2016, 19:20 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Salah satu keunggulan Samsung Galaxy S7 terletak pada kemampuan kameranya. Bagi pecinta selfie, kamera depan Galaxy S7 disebut mampu meningkatkan kecantikan atau ketampanan seseorang tanpa membuatnya terlihat palsu.

Anggapan itu tak disepakati selebriti Instagram Mel Wells. Tampaknya ia salah satu dari segelintir perempuan yang menolak untuk dipercantik sesuai standar konstruksi sosial.

Ia protes karena kamera depan Galaxy S7 secara otomatis menyematkan brush virtual pada wajahnya. Brush itu membuat bintik-bintik alias freckles yang menyelimuti pipi dan hidungnya tersamarkan.

"Samsung seperti mengatakan bahwa pengguna ponselnya terlihat lebih baik dengan brush otomatis pada kamera selfie," kata dia, sebagaimana dilaporkan AndroidAuthority dan dihimpun KompasTekno, Senin (4/7/2016).

Pengamat menganggap kamera selfie Galaxy S7 dibuat dengan prinsip marketing yang baik. Pasalnya, untuk memicu hasrat beli masyarakat, vendor tentu harus memuaskan target pasarnya.

Salah satu cara ampuh untuk memuaskan pasar adalah meningkatkan kepercayaan diri mereka, yakni dengan menghadirkan kamera selfie yang memiliki brush otomatis.

Strategi pemasaran itu nyatanya diterima dengan baik oleh masyarakat umum. Penjualan Galaxy S7 terbukti mendongkrak profit Samsung pada kuartal pertama 2016.

Meski begitu, ada orang-orang seperti Wells yang tak senang dengan kepuasan artifisial. Hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram yang diikuti puluhan ribu netizen.

"Terima kasih @samsungmobile untuk meningkatkan kepercayaan diri," kata dia. "Saya pikir saya ingin mempertahankan freckles dan ketidaksempurnaan saya. Sebab, tampilan asli saya lah yang dilihat oleh teman-teman di kehidupan nyata," ia menambahkan.

Keluhan Wells ditanggapi Samsung. Menurut pabrikan Korea Selatan itu, pengguna bisa memilih untuk menonaktifkan kemampuan brush pada kameranya.

"Penyetelan kecantikan adalah satu dari sekian fitur yang paling disukai kustomer. Namun, untuk preferensi personal, Anda bisa mematikannya," Samsung menuturkan.

Wells sejatinya menolak jika fitur brush yang mempercantik itu disematkan secara otomatis. Ia ingin fitur tersebut nyala setelah pengguna memilih untuk menyalakannya. Bagaimana pendapat Anda?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.