Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/07/2016, 10:11 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani


KOMPAS.com – Banyak momen spesial terlewat rekam kamera karena terjadi begitu cepat. Contohlah, ketika sedang menikmati konser musik band kesayangan, ada saja aksi panggung yang mereka dilakukan.

Sebagai penggemar berat, tangan biasanya gatal ingin segera mengabadikannya. Namun sayang, kecepatan kamera mengambil fokus sering jadi kendala. Hasilnya, hampir sepanjang pagelaran konser, kita malah sibuk menjepret kamera karena tak kunjung mendapat hasil gambar jernih.

Terlebih lagi, kondisi saat konser biasa minim cahaya sehingga pengambilan fokus makin sulit didapat. Sudah gambar buram, momen spesial terlewat dinikmati pula.

Lalu, kenapa kamera sering kali "gagal fokus"? Untuk menjawabnya, mari kita ulik cara kerja kamera mengambil fokus.

Sistem autofocus (AF)

Kebanyakan kamera—ponsel, DSLR, atau mirrorless—mengandalkan sistem passive autofocus dengan cara melakukan analisis pasif dari gambar yang masuk ke optik kamera. Setidaknya sistem ini punya dua cara deteksi fokus, yaitu phase detection dan contrast detection.

Secara sederhana, cara kerja phase detection mirip mata manusia. Jika kita menutup mata kanan, misalnya, penglihatan jadi buram sejenak karena mata kiri butuh waktu lebih lama mengambil fokus. Begitu pun sebaliknya. Pandangan akan terlihat fokus ketika kita menggunakan dua mata.

petapixel.com Kira-kira, cara kerja phase detection mirip mata manusia.

Nah, phase detection juga sama. Sistem ini memadukan dua gambar yang terlihat dari sisi kanan dan kiri lensa lalu mengukur jarak antar keduanya untuk menentukan fokus. Lensa akan terus bergerak sampai jarak kedua gambar mendekati titik nol dan fokus tercapai. Kecepatan mengambil fokus bergantung dari jumlah titik phase detection yang ditempelkan.

Lain lagi dengan contrast detection. Proses mengambil fokus memakan waktu lebih lama karena hanya mengandalkan perbedaan kontras pada gambar. Sensor tidak mampu mengukur jarak antar objek sehingga kamera harus terus berganti fokus sampai kontras antar-piksel mencapai tingkat "ideal".

Karena alasan itu, phase detection lebih diunggulkan untuk spesifikasi kamera. Namun, masih ada permasalahan yang mengganjal.

Banyak kamera hanya memasang beberapa titik phase detection—biasanya lebih kurang 5 persen saja—pada sensor, sehingga pengambilan fokus memakan waktu cukup lama. Jadilah masalah "gagal fokus" masih terjadi, terutama jika mengambil foto dalam kondisi gelap.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Servis Laptop Lenovo Bisa 'Booking' via WhastApp, Ini Jadwal dan Caranya

Servis Laptop Lenovo Bisa "Booking" via WhastApp, Ini Jadwal dan Caranya

Gadget
Waspada, 200 Aplikasi Berbahaya di Android dan iOS Ini Bisa Kuras Isi Rekening

Waspada, 200 Aplikasi Berbahaya di Android dan iOS Ini Bisa Kuras Isi Rekening

Software
Tujuan, Fungsi, dan Manfaat Jaringan Komputer yang Perlu Diketahui

Tujuan, Fungsi, dan Manfaat Jaringan Komputer yang Perlu Diketahui

Hardware
Menjajal Laptop Asus ROG Zephyrus Duo 16, Powerful untuk Hiburan dan Kreativitas

Menjajal Laptop Asus ROG Zephyrus Duo 16, Powerful untuk Hiburan dan Kreativitas

Gadget
Kesan Pertama Pakai Samsung Galaxy A14 5G, Ponsel 5G Murah yang 'Naik Kelas'

Kesan Pertama Pakai Samsung Galaxy A14 5G, Ponsel 5G Murah yang "Naik Kelas"

Gadget
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Pengertian Google Drive dan Fungsinya, Layanan Penyimpanan File Google Berbasis Cloud

Pengertian Google Drive dan Fungsinya, Layanan Penyimpanan File Google Berbasis Cloud

Software
Hukuman Facebook untuk Donald Trump jika Langgar Aturan Lagi

Hukuman Facebook untuk Donald Trump jika Langgar Aturan Lagi

Internet
Mengatasi WhatsApp Diblokir akibat “Akun Ini Tidak Diizinkan Menggunakan WhatsApp karena Spam”

Mengatasi WhatsApp Diblokir akibat “Akun Ini Tidak Diizinkan Menggunakan WhatsApp karena Spam”

Software
Cara Mengatasi iPhone Tidak Ada Layanan

Cara Mengatasi iPhone Tidak Ada Layanan

Hardware
Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Gadget
Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Internet
Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Software
iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

Software
Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Hardware
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.