Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/07/2016, 15:05 WIB
Deliusno

Penulis

KOMPAS.com - Pokemon Go, permainan menangkap monster Pokemon di perangkat smartphone, sudah resmi dirilis di beberapa negara pekan lalu. Total, ada tiga negara yang sudah bisa menikmati game ini secara resmi, yakni Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru.

Meski belum secara resmi, Pokemon Go sebenarnya sudah bisa dinikmati di Indonesia. Pengguna Android dan iOS sudah sama-sama bisa mendapatkan game tersebut dengan teknik tertentu.

Khusus pengguna Android, bisa mengunduh file APK melalui link berikut ini. Besarnya file dari APK tersebut adalah 58,06 MB.

Update: Niantic merilis APK Pokemon Go terbaru versi 0.31.0 pada Sabtu (30/7/2016). Pengguna di Indonesia bisa mengunduhnya di artikel berikut ini..

Baca: Pokemon Go Dapat Peringatan dari Polisi

Sebenarnya masih ada sumber lain yang menyediakan file tersebut. Namun, Anda harus waspada. Pasalnya, banyak pihak yang memanfaatkan momen membludaknya popularitas Pokemon Go dengan menyediakan file APK palsu.

Si penjahat cyber tersebut sebenarnya menyediakan program jahat atau malware, yang disamarkan sebagai file Pokemon Go. Sebelum mengunduh, sebaiknya teliti terlebih dulu file APK tersebut. Baca testimoni dari pengunduh lainnya.

Pastikan file yang diunduh adalah Pokemon Go versi 0.29.0. Selain itu, pastikan juga, Android yang digunakan versi 4.4 KitKat atau lebih baru.

Lantas, bagaimana cara mengunduh Pokemon Go untuk iOS? Pengguna iOS cukup membuat atau menggunakan akun App Store AS, Australia, atau Selandia Baru untuk mengunduh game populer tersebut.

Pokemon Go sendiri sebenarnya belum hadir secara resmi di luar ketiga negara di atas. Game ini mmang ditunda kehadirannya di beberapa negara lain. Pasalnya, server game tersebut dianggap kurang mampu menampung jumlah pemain.

Namun, ia dikatakan sudah bakal hadir di beberapa wilayah lagi dalam waktu dekat ini, termasuk Asia.

Baca: Pemain Pokemon Go Kembali Temukan Mayat

Pokemon Go sendiri merupakan game menangkap monster Pokemon, yang dikembangkan oleh Pokemon Company dan Nintendo, bersama dengan perusahaan spin off Google, Niantic.

Game Pokemon Go memanfaatkan GPS dan kamera belakang smartphone untuk menangkap Pokemon virtual di berbagai lokasi dunia. Pokemon dihadirkan secara augmented reality.

Baca juga:
> Akun Pokemon Go Level Tinggi Dijual Jutaan Rupiah
> Di Mana Pokemon Legendaris Berada?
Serunya Berburu Monster Pokemon Go Venusaur di Stadion GBK
Cara Hemat Baterai Saat Main Pokemon Go
> 6 Hal yang Harus Diketahui Pemain Pokemon Go
> Begini Cara Bermain Pokemon Go

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Realme 12 Pro Plus Punya Lensa Periskop, Begini Cara Kerja dan Hasil Fotonya

Realme 12 Pro Plus Punya Lensa Periskop, Begini Cara Kerja dan Hasil Fotonya

Gadget
Indonesia Akhirnya Punya 'Publisher Rights' Mirip UU Media Australia dan Kanada

Indonesia Akhirnya Punya "Publisher Rights" Mirip UU Media Australia dan Kanada

e-Business
Ini Isi Perpres Publisher Rights, Tidak Berlaku bagi Kreator Konten

Ini Isi Perpres Publisher Rights, Tidak Berlaku bagi Kreator Konten

Internet
Menjajal HP Lipat Vivo X Fold 2 dan X Flip Langsung di Toko Resmi Vivo China

Menjajal HP Lipat Vivo X Fold 2 dan X Flip Langsung di Toko Resmi Vivo China

Gadget
Google Masih Pikir-pikir soal Perpres Media yang Baru Disahkan Jokowi

Google Masih Pikir-pikir soal Perpres Media yang Baru Disahkan Jokowi

e-Business
Perpres 'Publisher Rights' Disahkan, Kapan Google, Meta dkk Mulai Wajib Kerja Sama dengan Media di Indonesia?

Perpres "Publisher Rights" Disahkan, Kapan Google, Meta dkk Mulai Wajib Kerja Sama dengan Media di Indonesia?

e-Business
9 Medsos Paling Banyak Dihapus pada 2023, Ada Instagram dan TikTok

9 Medsos Paling Banyak Dihapus pada 2023, Ada Instagram dan TikTok

Software
Ponsel Lipat 'Flip' Pertama ZTE Resmi Meluncur, Harga Rp 6 Jutaan

Ponsel Lipat "Flip" Pertama ZTE Resmi Meluncur, Harga Rp 6 Jutaan

Gadget
Pengguna Android Makin Setia, Tidak Tergoda Ganti iPhone

Pengguna Android Makin Setia, Tidak Tergoda Ganti iPhone

Gadget
Peringatan Apple: Jangan Simpan iPhone yang Kemasukan Air di Beras!

Peringatan Apple: Jangan Simpan iPhone yang Kemasukan Air di Beras!

Gadget
Cara Melihat Jumlah Kata di Microsoft Word dan Google Docs

Cara Melihat Jumlah Kata di Microsoft Word dan Google Docs

Software
Cara Menggunakan Google Docs di Laptop dengan Mudah dan Praktis

Cara Menggunakan Google Docs di Laptop dengan Mudah dan Praktis

Software
Cara Kerja Surel untuk Berkirim Pesan dan Fungsinya yang Perlu Diketahui

Cara Kerja Surel untuk Berkirim Pesan dan Fungsinya yang Perlu Diketahui

Software
Jokowi: Perpres 'Publisher Rights' Tidak Berlaku bagi Kreator Konten

Jokowi: Perpres "Publisher Rights" Tidak Berlaku bagi Kreator Konten

e-Business
Google, Meta dkk Wajib Kerja Sama dengan Media di Indonesia

Google, Meta dkk Wajib Kerja Sama dengan Media di Indonesia

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com