Kominfo Tidak Akan Blokir "Pokemon Go", Pemain Diimbau Berhati-hati

Kompas.com - 15/07/2016, 14:13 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menegaskan tidak akan memblokir permainan "Pokemon Go." Hanya saja, pemain diimbau agar lebih berhati-hati saat berburu Pokemon.

Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemekominfo, Ismail Cawidu mengatakan, permainan buatan Nintendo itu tidak melanggar ketentuan apa pun. Artinya, tidak perlu dilakukan pemblokiran.

“Dalam game itu tidak ada hal yang melanggar undang-undang atau aturan kita. Karena itu, Kemenkominfo tidak akan memblokir (Pokemon Go),” terang Ismail saat dihubungi KompasTekno, Jumat (15/7/2016).

Kemenkominfo hanya mengimbau agar orang-orang yang memainkan Pokemon Go berhati-hati dan tetap waspada pada situasi sekeliling. Selain itu, sebaiknya tidak memainkan permainan sambil berkendara atau menerobos wilayah pribadi orang lain.

“Saya sudah lihat sendiri (Pokemon Go). Jadi yang penting agar masyarakat tidak menggunakannya sambil berkendara atau (memainkannya) sampai turun ke jalan dan menerobos pekarangan milik orang lain,” pesan Ismail.

Rentan bahaya di dunia nyata

Pokemon Go memang berbeda dengan game mobile pada umumnya. Pasalnya, permainan buatan Nintendo dan Niantic ini mengusung konsep augmented reality, yaitu memadukan dunia virtual dengan dunia nyata.

Pemain diminta sungguh-sungguh berjalan di dunia nyata sambil menyusuri peta-peta virtual. Seiring perjalanan tersebut, pemain bisa menangkap Pokemon liar, bertarung di gym, atau sekadar mendapatkan item di Pokestop yang biasanya ditautkan pada bangunan-bangunan tertentu di dunia nyata.

Cara bermain seperti ini ternyata rentan dengan insiden berbahaya di dunia nyata. Misalnya, karena terlalu fokus pada peta virtual yang dibuat berdasarkan Google Maps dan peta permainan game Ingress, pengguna bisa benar-benar tersesat.

Contoh lainnya adalah kecelakaan yang baru-baru ini terjadi di Amerika Serikat. Seorang pengemudi mobil menabrak pohon karena terlalu fokus memperhatikan Pokemon di peta virtual.

Sebelumnya, beredar berita yang menyebut Kemenkominfo siap memblokir game Pokemon Go di Indonesia jika terindikasi ada potensi bahaya.

Hingga saat ini, Kemenkominfo juga belum mendapatkan aduan terkait konten game Pokemon Go.

Baca: Celingukan Cari Pokemon, Sopir Mobil Tabrak Pohon

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hati-hati, 200 Aplikasi Berbahaya Ini Beredar di Play Store

Hati-hati, 200 Aplikasi Berbahaya Ini Beredar di Play Store

Software
Seperti AS, Kanada Juga Akan Blokir Huawei dan ZTE

Seperti AS, Kanada Juga Akan Blokir Huawei dan ZTE

e-Business
Epic Games Gelar Diskon Game PC hingga 75 Persen, Ini Daftar Game yang Layak Dibeli

Epic Games Gelar Diskon Game PC hingga 75 Persen, Ini Daftar Game yang Layak Dibeli

Software
Game Borderlands 3 Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store

Game Borderlands 3 Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store

Software
Nvidia Luncurkan Dua PC Rakitan, GeForce RTX dan GeForce Esports

Nvidia Luncurkan Dua PC Rakitan, GeForce RTX dan GeForce Esports

Hardware
Apa itu Space yang Jadi Pusat Keramaian Fans K-Pop di Twitter?

Apa itu Space yang Jadi Pusat Keramaian Fans K-Pop di Twitter?

Software
Instagram Uji Tampilan Baru IG Stories, Tidak Lagi Titik-titik Kecil Berderet

Instagram Uji Tampilan Baru IG Stories, Tidak Lagi Titik-titik Kecil Berderet

Software
Punya Spek Mirip, Ini Bedanya Redmi 10A dan Redmi 9A

Punya Spek Mirip, Ini Bedanya Redmi 10A dan Redmi 9A

Gadget
Jadwal Main Tim PUBG Mobile Indonesia di Final SEA Games 2021 Hari Ini, Mulai Pukul 15.00

Jadwal Main Tim PUBG Mobile Indonesia di Final SEA Games 2021 Hari Ini, Mulai Pukul 15.00

Internet
Sony 'LinkBuds S' Masuk Indonesia, TWS Ringan Harga Rp 3 Jutaan

Sony "LinkBuds S" Masuk Indonesia, TWS Ringan Harga Rp 3 Jutaan

Gadget
Timnas Mobile Legends Indonesia Kalah 1-3 dari Filipina di SEA Games 2021, Bawa Pulang Medali Perak

Timnas Mobile Legends Indonesia Kalah 1-3 dari Filipina di SEA Games 2021, Bawa Pulang Medali Perak

Software
Timnas PUBG Mobile Indonesia Masuk Final SEA Games 2021, Ini Jadwal Main dan Link Streamingnya

Timnas PUBG Mobile Indonesia Masuk Final SEA Games 2021, Ini Jadwal Main dan Link Streamingnya

Software
Menilik Fitur ColorOS 12 di Ponsel Oppo dengan OS Android 11 dan 12

Menilik Fitur ColorOS 12 di Ponsel Oppo dengan OS Android 11 dan 12

Software
OnePlus Nord 2T Resmi Meluncur, Ponsel Pertama dengan Chipset Dimensity 1300

OnePlus Nord 2T Resmi Meluncur, Ponsel Pertama dengan Chipset Dimensity 1300

Gadget
Komitmen Huawei Bangun Ekonomi Digital di Asia Pasifik

Komitmen Huawei Bangun Ekonomi Digital di Asia Pasifik

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.