Kompas.com - 20/07/2016, 16:07 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Selain menghibur, game Pokemon Go juga memiliki dampak positif lainnya. Salah satu contoh, permainan ini sudah dimanfaatkan untuk membantuk terapi fisik di rumah sakit.

Rumah sakit yang sudah memanfaatkan hal tersebut adalah RS Anak C.S. Mott di University of Michigan Health System (UMHS), AS.

Pihak RS memakai Pokemon Go untuk memicu anak-anak bergerak meninggalkan tempat tidurnya dan meringankan perasaan tertekan karena berada di rumah sakit.

Dalam sebuah video yang diunggah ke YouTube, J.J. Bouchard, seorang Digital Media Manager sekaligus spesialis anak di C.S. Mott, menceritakan bahwa Pokemon Go membuat tugasnya melakukan terapi fisik jadi lebih mudah. Cukup lakukan sambil mengajak mereka bermain dan anak-anak itu pun menurut saja.

“Jika saya ingin meminta seorang akan mengangkat lengan atau menurunkannya, saya bisa mengatakan ‘Hey, posisi Pokemon-nya sedikit lebih ke bawah. Bisakah kamu menjangkaunya?’,” ujar ahli terapi fisik tersebut.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari USA Today, Rabu (20/7/2016), Pokemon Go juga membuat anak-anak yang menjadi pasien itu menjadi lebih ceria, tidak merasa takut pada situasi rumah sakit, dan bisa saling berinteraksi dengan sesamanya.

Anak-anak yang dulu tak saling mengenal kini bisa saling mengobrol di dekat Pokestop. Biasanya para pasien akan berhenti untuk minta tolong dipotret bersama Pokemon yang hanya terlihat dalam ponsel saja.

“Ini cara yang menyenangkan untuk mengajak pasien berjalan-jalan. Aplikasi ini membuat mereka mau meninggalkan tempat tidur dan berkeliling rumah sakit,” pungkas Bouchard.

Meski C.S. Mott mengizinkan dan memanfaatkan permainan Pokemon Go dalam batas tertentu, ada juga rumah sakit atau institusi lain yang melarang. Larangan tersebut biasanya untuk menghindari ada orang atau pasien yang memasuki tempat tertentu gara-gara mengejar Pokemon.

Anda bisa menyaksikan video anak-anak bermain Pokemon Go di Rumah Sakit Anak C.S. Mott di bawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber USA Today

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.