Kompas.com - 22/07/2016, 09:15 WIB
Ilustrasi bermain Pokemon Go Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.comIlustrasi bermain Pokemon Go
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Di tengah penundaan perilisan Pokemon Go di Jepang, pemerintah sibuk mengeluarkan berbagai peringatan keamanan. Bahkan, pusat penanggulangan bencana di Negeri Sakura itu sampai turun tangan.

Ini merupakan peristiwa yang langka. National Center for Incident Readiness and Strategy for Cyber Security (NISC), biasanya tak mengeluarkan peringatan yang begitu detail hanya karena satu permainan spesifik.

Tapi saat berhadapan dengan Pokemon Go, yang dijanjikan rilis Rabu (20/7/2016) lalu, mereka benar-benar melakukan segala hal untuk memastikan peringatan itu diketahui masyarakat.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Reuters, Jumat (22/7/2016), NISC mengeluarkan sembilan instruksi yang bertujuan memastikan keamanan pemain game tersebut. Isinya antara lain meminta pemain tidak menggunakan nama aslinya dan berhati-hati dengan aplikasi palsu.

NISC juga mengirimkan peringatan tersebut melalui Twitter dan Line, mengingatkan agar pemain di Jepang tetap waspada terhadap risiko heat stroke saat bermain di musim panas dan meminta pemain tidak memburu Pokemon hingga masuk ke wilayah berbahaya.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa pemerintah setempat mengkhawatirkan keselamatan orang-orang yang bermain Pokemon Go, karena itu mereka membuat peringatan itu.

“Saya berharap orang-orang mengikuti anjuran yang dikeluarkan pemerintah dan memakai ponselnya dengan hati-hati,” ujarnya.

Pokemon Go memang sempat ditunda peluncurannya di Jepang. Selain soal persiapan kapasitas server, bisa jadi pemerintah setempat memang ingin memastikan semua orang sudah sadar akan risiko bahaya memainkan game augmented reality seperti ini, sehingga mereka bisa terhindar dari kecelakaan fatal.

Sekadar diketahui, di Amerika Serikat banyak terjadi beberapa hal buruk akibat pemain Pokemon Go yang tidak waspada dengan situasi sekelilingnya. Contoh kejadiannya adalah pemain di Missouri yang dipancing untuk datang ke tempat tertentu dan akhirnya dirampok, atau lusinan orang yang jatuh dan terluka saat mencari Pokemon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.