Ini Kata Dosen UGM soal Keamanan "Pokemon Go"

Kompas.com - 24/07/2016, 13:40 WIB
Ratusan pemain Pokemon Go memenuhi Pintu II Gelora Bung Karno, Minggu (17/7/2016). Permainan Pokemon Go yang mulai tenar mempertemukan orang-orang hingga membentuk komunitas dan jadi ajang usaha souvenir. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERARatusan pemain Pokemon Go memenuhi Pintu II Gelora Bung Karno, Minggu (17/7/2016). Permainan Pokemon Go yang mulai tenar mempertemukan orang-orang hingga membentuk komunitas dan jadi ajang usaha souvenir.
|
EditorDeliusno

SLEMAN,KOMPAS.com - Dosen Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi sekaligus Direktur Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Widyawan mengatakan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan terhadap permainan Pokémon Go.

Widyawan mengatakan, timbul banyak kesalahpahaman akan permainan tersebut, terutama menyangkut ancaman keamanan di lokasi perburuan monster Pokemon.

Menurut dia, Pokémon Go merupakan permainan yang berbasis lokasi di mana pemain dapat menentukan pola interaksinya dengan aplikasi.

Baca: Perjuangan 20 Tahun Kreator Pokemon Go

Ada avatar atau karakter dalam game yang merupakan representasi pemain yang berjalan atau berpindah sesuai posisi pemain.

"Interaksi berupa kemunculan karakter Pokemon, Pokestop, Gym, dan lain-lain bisa disesuaikan dengan lokasi pemain tersebut. Di akademis, aplikasi ini termasuk kategori context-aware application," kata Widyawan dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Minggu (24/7/2016).

Teknologi ini sebenarnya sudah banyak digunakan dalam aplikasi lain, seperti Google Map, Waze, Go-Jek, Facebook, Path, dan Foursquare. Posisi pengguna akan dikirim ke server untuk kemudian memberikan layanan yang sesuai.

Ia mengatakan, seharusnya kekhawatiran terhadap penggunaan informasi lokasi di Pokémon Go tidak lebih besar dibandingkan aplikasi-aplikasi berbasis lokasi tersebut karena teknologi yang digunakan sama.

Perusahaan-perusahaan tersebut untuk menjaga kepercayaan pelanggannya, tentunya memiliki kebijakan kerahasiaan data yang ketat.

Manfaatkan data Google Map

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X